Gusriati
Universitas Ekasakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat Yogi Prasmana; Gusriati; Alin Deri Utama
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jt16ej41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juni-Juli 2023.  Penentuan lokasi dilakukan dengan sengaja (purposive), data yang digunakan adalah data sekunder. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analitik dengan menggunakan data berkala (time series). Analisis data yang digunakan adalah analisis trend dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS Versi 20. Hasil penelitian: Persamaan garis trend untuk perkembangan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat adalah Y = 9,227-0,174X. Nilai konstanta sebesar 9,227 (rata-rata tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat selama kurun waktu 20 tahun terakhir adalah sebesar 9,227 persen). Nilai koefisien trend sebesar -0,174, (Tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat setiap tahunnya mengalami penurunan sebesar 0,174 persen). Diramalkan tingkat kemiskinan di tahun 2027 adalah 3,833 persen. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat secara parsial adalah tingkat pendidikan, sedangkan yang berpengaruh tidak signifikan adalah tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat pertumbuhan pengeluaran pangan, tingkat pertumbuhan pendapatan, dan tingkat angka kesakitan. Secara bersama-sama (simultan) tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan, tingkat pertumbuhan pengeluaran pangan, tingkat pertumbuhan pendapatan, dan tingkat angka kesakitan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan (sig 0,000<0,05). Koefisien determinasi (R2) pada penelitian ini adalah 87,0%.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah (Oryza sativa L) di Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman M. Ilyas; Gusriati; Wawan Sunarno
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/2mdkpp46

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik petani padi sawah dan menganalisis pengaruh luas lahan, biaya tenaga kerja, jumlah bibit, biaya pestisida, biaya pupuk terhadap produksi padi sawah di Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai dengan Januari 2024. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan jumlah sampel 88 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Karateristik petani padi sawah di Kecamatan Rao Selatan yang terbanyak (a). umur 40 – 44 tahun sebanyak 23 responden (26,14%), (b). tingkat pendidikan yang paling banyak yaitu tamatan SD sebanyak 55 responden (62,50%) (c). Luas lahan terbanyak 0,5 – 1,0 sebanyak 81 Responden (92%), (d). jumlah anggota keluarga terbanyak yaitu 3 orang sebanyak 31 responden (35,23%). (2). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah secara individual (parsial) adalah luas lahan dan biaya tenaga kerja. Variabel yang berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi padi sawah adalah jumlah bibit, biaya pestisida, dan biaya pupuk. Secara bersama-sama (simultan) luas lahan, biaya tenaga kerja, jumlah bibit, biaya pestisida, dan biaya pupuk berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. (0,000 < 0,05).