Suryati
STIKes Surya Global Yogyakarta

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL – QUR’AN TERHADAP STRESS PADA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA Pipin Nurhayati; Sri Nur Hartiningsih; Suryati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i2.692

Abstract

Lansia lebih mudah mengalami komplikasi karena penurunan fungsi organ tubuh. Penyakit yang umum dialami lansia adalah hipertensi. Pada lansia dengan hipertensi lebih mudah mengalami stress karena berkurangnya aktifitas sehari-hari. Salah satu upaya untuk menurunkan stress pada lansia adalah menggunakan terapi murottal al-quran. Tujuan penelitian ini diketahuinya pengaruh bacaan al-qur’an terhadap stress pada lansia. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancangan Quassy eksperimental pre-test, post- test design without control group. Populasi penelitian ini adalah semua lansia yang mengalami stress di Posyandu Lansia Melati Tegal Senggotan Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampel didapatkan sampel 32 orang. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum perlakuan, banyak responden mengalami stress sedang (50%) dan setelah diberi intervensi sebagian besar responden mengalami stress ringan (53,125%). Hasil uji paired t-test didapatkan nilai t -9.841 dengan signifikansi 0,000. Kesimpulannya bacaan al-quran memberikan pengaruh terhadap stress lansia.
Hubungan antara regulasi emosi dengan bullying pada remaja siswa kelas VII di SMPN 1 Imogiri Yogyakarta: The relationship between emotion regulation and bullying on adolescent class VII students at SMP N 1 Imogiri Yogyakarta. Nurul Hilaliyah; Ardhian Indra Darmawan; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.v1i.14

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah masa mengalami “badai dan tekanan”, yaitu masa dimana ketegangan emosi remaja meninggi yang berdampak pada perubahan sosial emosional. Ketidak mampuan remaja dalam meregulasi emosi akan berdampak pada respon emosi yang dipilih. Bullying menjadi salah satu bentuk ketidak mampuan remaja dalam meregulasi emosi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara strategi regulasi emosi cognitive reappraisal dan strategi regulasi emosi expressive suppression dengan bullying pada remaja di SMP Negeri 1 Imogiri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel non probability simple random sampling dengan jumlah 90 orang remaja. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan korelasi pearson chi square, terdapat hubungan antara strategi regulasi emosi cognitive reappraisal dengan bullying menunjukan sig= 0,001 (p<0,05), rxy= -0,908 dan hasil uji strategi regulasi emosi expressive suppression dengan bullying menunjukan sig= 0,891 (p<0,05), rxy= 0,015 yang artinya tidak terdapat hubungan signifikan. Simpulan: Regulasi emosi yang efektif menjadi salah satu upaya pencegahan bullying. Melalui penggunaan strategi regulasi emosi yang efektif diharapkan mampu menjadi bekal bagi remaja untuk menghindari perilaku bullying.
Pengaruh edukasi penanganan awal diare terhadap pengetahuan ibu tentang diare pada balita: The effect of early diarrhea management education on mothers' knowledge about diarrhea in toddlers Sri Handayani; Eka Oktavianto; Suryati; Endar Timiyatun
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.40

Abstract

Latar Belakang: Diare sampai saat ini masih banyak dialami oleh balita di negara berkembang. Pengetahuan ibu yang kurang baik terhadap suatu penyakit sering kali menyebabkan kesalahan dalam penanganan sehingga penyakit semakin bertambah parah. Sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang penanganan diare pada balita. Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan dengan pemberian edukasi pada ibu agar dapat melakukan penanganan diare pada anak secara tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penanganan awal diare terhadap pengetahuan ibu tentang diare pada balita di Posyandu Guyangan wilayah kerja Puskesmas Pleret Bantul Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group prepost test design without control. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu balita di Posyandu Guyangan wilayah kerja Puskesmas Pleret Bantul Yogyakarta dan teknik sampling yang digunakan total sampling sehingga berjumalah 30 ibu balita. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner penanganan awal diare. Analisis data dengan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat perubahan skor pengetahuan diare sebelum dan sesudah diberikan edukasi penanganan awal diare. Skor rata –rata pengetahuan sebelum diberikan edukasi penanganan awal diare sebesar 59,66 menjadi 83,50 setelah diberikan edukasi penanganan diare. Perubahan skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah adalah 23,84. Nilai p=0,000, artinya p<0,05 sehingga hipotesis diterima. Simpulan: Ada pengaruh edukasi penanganan awal diare terhadap pengetahuan ibu tentang diare pada balita di Posyandu Guyangan wilayah kerja Puskesmas Pleret Bantul Yogyakarta.
Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan sarapan pada anak usia sekolah dasar: The influence of health education using animated videos on knowledge of breakfast in elementary school children Abel Adellia Salsabila; Eka Oktavianto; Suryati; Endar Timiyatun
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.100

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan sarapan banyak dialami oleh anak usia sekolah. Kebiasaan sarapan yang buruk akan berdampak pada status nutrisi anak. Perlu dilakukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuaan tentang sarapan pada anak usia sekolah. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan tentang sarapan pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan rancangan one-group pre-post test design. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas 4 dan 5 di SD Negeri Wonolelo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri Wonolelo yang berjumlah 41 siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah 36 responden. Intervensi yang dilakukan adalah pendidikan kesehatan dengan menggunakan media video animasi. Instrumen yang digunakan yaitu menggunakan kuesioner. Uji yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video animasi sebesar 70,83. Rata-rata skor pengetahuan responden setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video animasi sebesar 99,44. Terjadi peningkatan skor pengetahuan sebesar 28,61. Nilai p dari uji Wilcoxon = 0,000 (nilai p < 0,05). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan tentang sarapan pada anak usia sekolah (nilai p<0,05).
Pijat refleksi terhadap tingkat kecukupan ASI pada ibu menyusui di Queen Baby Spa Purwomartani: Effectiveness of reflexology on the level of breastmilk sufficiency in breastfeeding mothers At Queen Baby Spa Purwomartani Marisha Dhian Syaharani; Dian Nur Adkhana Sari; Aris Setyawan; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.105

Abstract

Latar belakang: Pijat refleksi merupakan salah satu teknik pijat yang menekankan pada titik kaki dimana pijat refleksi berfungsi untuk menstimulasi hormon kebahagiaan salah satunya hormon oksitosin. Hormon ini akan membantu pada produksi ASI. Semakin banyak ASI yang dapat diproduksi oleh ibu maka tingkat kecukupan ASI pada bayi akan semakin baik. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat refleksi terhadap tingkat kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan. Metode:  Penelitian ini berjenis pra-experimental dengan rancangan one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui. Sampel dalam penelitian  ini  sebanyak 20 ibu. Teknik samplingnya adalah purposive sampling. Intervensi yang diberikan yaitu pijat refleksi dengan durasi 15-20 menit selama 3 hari berturut-turut. Instrumen menggunakan kuesioner kecukupan ASI berjumlah 8 pertanyaan. Skala data numerik dan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perubahan signifikan intensif kecukupan ASI. Sebelum diberikan intervensi pijat refleksi hasil nilai rata-rata pretest 5,55 dan setelahnya menjadi 7,85. Dari hasil uji komparasi didapatkan selisih dari pre-post yaitu 2,3 dengan nilai p= 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Pijat refleksi efektif meningkatkan kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan dengan nilai p =000 (nilai p<0.05).
Hubungan childhood traumatic dengan phobia social pada remaja kelas XI SMAN 1 Banguntapan Bantul: The Relationship between traumatic childhood and social phobia in grade XI adolescents of SMAN 1 Banguntapan Bantul Hesti Damayanti; Niken Setyaningrum; Eka Oktavianto; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.106

Abstract

Latar belakang: Trauma masa kanak-kanak adalah pengalaman tidak menyenangkan yang dapat berdampak jangka panjang, salah satunya menyebabkan phobia sosial, yaitu ketakutan dan kecemasan intens dalam situasi sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 155 siswa dari total 252 siswa, dipilih melalui simple random sampling dan perhitungan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner trauma masa kecil dan phobia sosial. Data dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 72,3% responden tidak mengalami trauma masa kecil, dan 47,7% mengalami phobia sosial ringan. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara trauma masa kecil dengan phobia sosial (koefisien Kendall’s Tau = 0,671; p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul.
Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan: The influence of health education with educational video media on adolescent knowledge about premarital sex at SMP Negeri 3 Banguntapan Melan Wulandari; Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.119

Abstract

Latar Belakang: Seksual pranikah pada remaja menjadi masalah serius yang memicu berbagai dampak, seperti kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan gangguan psikologis. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sering kali menjadi penyebab utama perilaku ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang efektif, salah satunya melalui pendidikan kesehatan berbasis media video. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah. Metode: Penelitian ini berjenis pra eksperiment dengan rancangan one-group pre-post test design. Responden pada penelitian ini yaitu siswa yang usia 13-14 tahun di SMP Negeri 3 Banguntapan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banguntapan berjumlah 224 siswa, sehingga peneliti mengambil sampel 70 orang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling.. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahua seksual pranikah. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan pada siswa SMP Negeri 3 Banguntapan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi adalah 66,69. Rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi sebesar 91,26. Terjadi kenaikan skor pengetahuan sebesar 24,57 setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi. Hasil uji Wilcoxon didapatkan Nilai p = 0.000 (nilai p< 0,005). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan (nilai p<0,05).