Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN SPIRITUALITAS DALAM PENDIDIKAN UNTUK MENGATASI TEKANAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA dina hidayat syarifah; Hanif Firdaus; Nursaida; Syaiful Kiram; Iwanuz Zurur
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Istfikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v4i2.129

Abstract

Tekanan akademik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa; oleh karena itu, memahami dan mengembangkan spiritualitas dapat menjadi strategi penting untuk mencapai keseimbangan antara tuntutan akademik dan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan memanfaatkan distribusi Google Forms untuk mengumpulkan data dari mahasiswa di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. Penelitian ini mengungkapkan temuan-temuan sebagai berikut: 1) Spiritualitas Islam berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. 2) Ibadah seperti salat dan doa merupakan aspek yang paling sering dipraktikkan oleh mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik. 3) Sangat penting bagi lembaga pendidikan untuk mengadopsi pendekatan holistik yang mencakup aspek spiritual dalam pendidikan tinggi.
PERAN SPIRITUALITAS DALAM PENDIDIKAN UNTUK MENGATASI TEKANAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA dina hidayat syarifah; Hanif Firdaus; Nursaida; Syaiful Kiram; Iwanuz Zurur
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Istfikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v4i2.129

Abstract

Tekanan akademik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa; oleh karena itu, memahami dan mengembangkan spiritualitas dapat menjadi strategi penting untuk mencapai keseimbangan antara tuntutan akademik dan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan memanfaatkan distribusi Google Forms untuk mengumpulkan data dari mahasiswa di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. Penelitian ini mengungkapkan temuan-temuan sebagai berikut: 1) Spiritualitas Islam berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. 2) Ibadah seperti salat dan doa merupakan aspek yang paling sering dipraktikkan oleh mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik. 3) Sangat penting bagi lembaga pendidikan untuk mengadopsi pendekatan holistik yang mencakup aspek spiritual dalam pendidikan tinggi.
Perubahan Karakter Religius Masyarakat melalui lensa Difusi Budaya (Studi Kasus: Penyebaran Nilai-nilai Religius di Desa Taman Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo) Akhti Syarifah; Umar Manshur
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 01 (2023): Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/ja.v1i01.8

Abstract

The research method used is a qualitative approach, case study type. This research activity places more emphasis on concepts and processes. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Meanwhile, to analyze the data using the Miles and Huberman method of analysis, namely data reduction, data display and verification. With this method, it is hoped that researchers will obtain accurate data. The results of this research show that (1) The form of change in the religious character of society through the lens of cultural diffusion. Case study of the spread of religious values in Taman village, Sumbermalang subdistrict, Situbondo district, seen in terms of (a) education and learning (b) ethical changes (c) participation in religious activities (d) social and moral changes. (2) The inhibiting and supporting factors in changing the religious character of society through the lens of cultural diffusion, case study: the spread of religious values in Taman village, Sumbermalang subdistrict, Situbondo district. Inhibiting factors are (a) social tension and conflict (b) negative community response. Supporting factors are (a) family (b) social mobility (c) communication and technology (d) interaction with other organizations