Muhammad Anshari
Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh IPTIK, Infrastruktur, dan Kemiskinan Terhadap Disparitas Pendapatan di Kawasan Timur Indonesia Ulfa Auliandari; Muhammad Anshari
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 3 No. 3 (2026): MedREP: Volume 3, No. 3, Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the high income disparities among regions in Eastern Indonesia (KTI), which require serious attention. Using panel data regression analysis covering 17 provinces in KTI from 2015 to 2024, this study aims to examine how IPTIK, infrastructure, and poverty influence income disparities. Based on the results of testing the best model, the most appropriate model is the Random Effects Model (REM). Findings in this study indicate that IPTIK and water infrastructure significantly reduce income disparities. On the other hand, poverty has a positive and significant effect on increasing income disparity. Meanwhile, road infrastructure was not found to have a significant impact on income disparity. However, simultaneously, the variables of ICT, infrastructure, and poverty all influence income disparity in Eastern Indonesia. Based on these results, policies are needed that focus on equitable access to ICT, infrastructure, and poverty alleviation to reduce income disparity in Eastern Indonesia.
Pengaruh Pendidikan, Kesehatan Dan Upah Minimum Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan Di Indonesia Aziah Syaira Dwininta M; Muhammad Anshari
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 3 No. 3 (2026): MedREP: Volume 3, No. 3, Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, kesehatan, dan upah minimum terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2018–2024 yang mencakup 34 provinsi, dengan metode analisis regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan, sedangkan upah minimum memiliki pengaruh yang signifikan dengan arah yang bervariasi sesuai kondisi ekonomi daerah. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap TPAK perempuan di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan perempuan merupakan faktor utama dalam mendorong partisipasi mereka dalam pasar tenaga kerja, sementara kebijakan upah minimum perlu disesuaikan agar dapat memberikan insentif yang optimal bagi perempuan untuk bekerja.
Pengaruh Kualitas Dan Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan, Serta Faktor Ekonomi Terhadap Kemiskinan Di Indonesia Fahymah Jamilah; Muhammad Anshari
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 3 No. 3 (2026): MedREP: Volume 3, No. 3, Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty remains a major development challenge in Indonesia despite the declining national poverty rate, with substantial disparities across provinces. These differences indicate that variations in women's human capital, labor market participation, and regional economic conditions may influence poverty in different ways. Previous studies have generally examined women's education, health, labor participation, and macroeconomic factors separately, leaving limited evidence on their combined effects within a single analytical framework. This study investigates the effects of women's average years of schooling, women's life expectancy, the female labor force participation rate, economic growth, and foreign direct investment on poverty across 34 Indonesian provinces during 2018–2025, with the open unemployment rate included as a control variable. Panel data regression was estimated using the Fixed Effect Model with Panel Corrected Standard Errors (FEM-PCSE). The results show that women's average years of schooling significantly reduces poverty, whereas the female labor force participation rate, foreign direct investment, and the open unemployment rate have significant positive effects. Women's life expectancy and economic growth are negatively associated with poverty but are not statistically significant. The model explains 98.6% of the variation in poverty (adjusted R² = 0.9864). These findings emphasize the importance of expanding women's educational attainment, improving the quality of female employment, and promoting more equitable foreign investment to accelerate poverty reduction in Indonesia.
Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Barat Putri Hafizatul Hasanah; Muhammad Anshari
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 3 No. 3 (2026): MedREP: Volume 3, No. 3, Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh belanja pemerintah daerah yang dikategorikan menurut ekonomi meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal dan investasi sebagai variabel kontrol terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data panel Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat periode 2018-2024. Uji hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan regresi data panel memalui pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil yang diperoleh yaitu belanja barang dan jasa dan belanja modal berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat, sedangkan belanja pegawai dan investasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara simultan belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal dan investasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa belanja barang dan jasa dan belanja modal berperan signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat. Oleh karena itu penting adanya peningkatan alokasi anggaran untuk komponen belanja barang dan jasa dan belanja modal oleh pemerintah Kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat.