Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN POS KAMLING SEBAGAI PUSAT POJOK BACA DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT DESA BAMBAPUANG ENREKANG Muhammad Abdillah Salman Lubis RM; Muhammad Nasrul; Andi Ahmad Chabir Galib
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No.1 (2025): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i1.30284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana pemanfaatan pos keamanan lingkungan (pos kamling) sebagai pusat pojok baca dapat berkontribusi dalam peningkatan literasi masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, relawan literasi, dan warga setempat, serta dokumentasi kegiatan pojok baca di pos kamling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa inisiatif mengubah fungsi pos kamling menjadi pojok baca memberikan dampak signifikan terhadap minat dan kebiasaan membaca masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Pos kamling yang semula hanya berfungsi sebagai pos jaga keamanan lingkungan kini mengalami pergeseran fungsi menjadi ruang publik yang edukatif dan inklusif. Keberadaan buku-buku bacaan yang bervariasi dan mudah diakses membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan budaya literasi. Faktor pendukung keberhasilan program ini meliputi partisipasi aktif masyarakat, dukungan pemerintah desa, keterlibatan pemuda sebagai penggerak literasi, serta kemitraan dengan pihak luar seperti komunitas literasi dan donatur buku. Kendati demikian, masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan jumlah koleksi bacaan, kurangnya fasilitas yang memadai, dan minimnya pelatihan pengelolaan pojok baca bagi relawan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pos kamling memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat literasi berbasis komunitas. Oleh karena itu, strategi serupa dapat direplikasi di desa-desa lain sebagai upaya pemberdayaan literasi secara berkelanjutan. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan partisipatif dan pemanfaatan ruang publik yang ada, masyarakat desa dapat menciptakan pusat literasi yang efektif meskipun dengan sumber daya terbatas. Implikasi akademik dari penelitian ini membuka ruang untuk kajian lebih lanjut mengenai transformasi fungsi sosial infrastruktur lokal sebagai media pemberdayaan literasi berbasis komunitas.
OPTIMALISASI PENYELESAIAN PENGELOLAHAN BAHAN PUSTAKA SUMBANGAN DI UPT PERPUSTAKAAN DAN PENERBITAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Muhammad Nasrul; Hikma Anjayani; Rezky Fausiyah; Fhatin Nurul Asikin R; Ratna Ratna; Salmi Nur
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i2.34353

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu implementasi tri dharma perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh mahasiswa jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Muhammadiyah Enrekang. Salah satu bentuk Pengabdian tersebut dilakukan di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar dengan fokus utama pada penyelesaian pengelolaan bahan Pustaka hasil sumbangan. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh banyaknya koleksi sumbangan yang belum terolah secara optimal, sehingga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemustaka. Ketidak terolahan koleksi ini dapat menghambat fungsi utama perpustakaan sebagai penyedia informasi yang cepat dan akurat. Tujuan dari kegiatan ini Adalah untuk membantu percepatan proses pengolahan bahan Pustaka sumbangan melalui pendekatan teknis dan manajemen yang sesuai dengan standar pengelolaan perpustakaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah koleksi sumbangan yang telah berhasil diolah dan siap untuk dilayankan ke pemustaka. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan konstribusi positif dalam meningkatkan kualitas layanan informasi perpustakaan, serta meningkatkan efesiensi kerja pustakawan dalam pengelolaan koleksi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ajang penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sebagai wujud kolaborasi antarperguruan tinggi dalam pengembangan perpustakaan dan literasi informasi