Nanang Cendriono
Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ponorogo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing economic self-reliance by promoting the development of local traditional herbal medicine as a flagship product Adi Santoso; Nanang Cendriono
Community Empowerment Vol 9 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12179

Abstract

Muhammadiyah branches and sub-branches, present in every sub-district and village, play a pivotal role in enhancing community welfare and ensuring equitable distribution of resources. To foster economic self-reliance, these units must establish business ventures capable of sustaining organizational operations and generating employment opportunities. The Muhammadiyah Sub-branch of Singosaren, Ponorogo Regency, has been our partner in this community service project. Through this initiative, non-productive members of the Singosaren sub-branch have developed new skills in producing hygienic herbal medicine following Good Manufacturing Practices (GMP). Moreover, participants have gained essential soft skills in digital marketing to promote their products online.
Strategi Pustakawan Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Mahasiswa Di Perpustakaan Uin Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo M. Habib Izazur Ridhwan; Nanang Cendriono; Riyanto Riyanto
Siber Nusantara of Education and Sport Review Vol. 2 No. 2 (2026): Siber Nusantara of Education and Sport Review (April - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/snesr.v2i2.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pustakawan dalam meningkatkan literasi informasi mahasiswa di Perpustakaan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, kuesioner (Google Form), observasi lapangan, dan studi literatur. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dengan membandingkan data strategi pustakawan dan respons mahasiswa. Analisis penelitian ini mengacu pada model literasi informasi Seven Pillars of Information Literacy (SCONUL) yang mencakup kemampuan mengidentifikasi kebutuhan informasi, mengakses, mengevaluasi, mengelola, dan menggunakan informasi secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pustakawan dalam meningkatkan literasi informasi mahasiswa meliputi pendidikan pemustaka, pelatihan penelusuran informasi, penyediaan akses database, bimbingan evaluasi sumber informasi, pengelolaan informasi, penanaman etika penggunaan informasi, serta pencegahan plagiarisme. Seluruh strategi tersebut telah mencakup seluruh aspek dalam model Seven Pillars. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa strategi pustakawan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan literasi informasi mahasiswa secara bertahap dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil triangulasi, strategi yang diterapkan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi informasi mahasiswa serta mendukung peningkatan kualitas akademik. Dengan demikian, peran pustakawan menjadi sangat strategis dalam membentuk kemampuan mahasiswa untuk mengidentifikasi, mencari, mengevaluasi, mengelola, dan menyajikan informasi secara efektif.