Nur Faizin
Prodi/Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Negeri Malang;

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bimbingan Pra-Nikah sebagai Upaya Menekan Angka Pernikahan Dini di Blitar Nur Faizin; Elsa Angginata; Jujur Mumpuni; Muhammad Farihul Qolbi; Muhammad Hafidh Harisa
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol3iss2pp144-153

Abstract

Pernikahan merupakan proses pengikatan seseorang laki-laki dan perempuan yang dilakukan sesuai dengan norma, adat, dan agama yang berlaku. Faktor utamanya antara lain yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor individu, faktor orangtua, dan adat istiadat atau kebiasaan. Pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat ketertarikan remaja pada pernikahan dini serta mengetahui bagaimana pandangan masyarakat terhadap kasus pernikahan dini yang terjadi di lingkungan sekitar, dan juga memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut agar tidak semakin merajalela. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif kemudian pendekatan persuasif serta pendekatan keagamaan sekaligus dengan menggunakan pendekatan studi kasus pada 6 pasang dan -+ 70 peserta pendampingan. Subjek pengabdian ini meliputi pelaku pernikahan dini, orangtua, serta masyarakat di lingkungan sekitar. Hasil penelitian dan pengabdian di Blitar ini menunjukkan bahwa faktor yang menjadi pendorong seseorang untuk melakukan pernikahan dini bisa berasal dari beberapa faktor, diantaranya faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor pendidikan. Sedangkan, dampak yang dirasakan oleh korban yaitu dipaksa oleh keadaan supaya bisa menjadi dewasa ketika belum waktunya, di mana dia harus bisa mengurus dan melayani suaminya ketika umurnya masih berada di bawah 17 tahun. Pengabdian ini juga berdampak pada tumbuhnya kesadaran pada orangtua dan masyarakat akan dampak buruk dari pernikahan dini.