Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Massage Effleurage Dengan Jamu Temulawak Madu Terhadap Penurunan Nyeri Haid (Dysmenorrhea) Pada Remaja Putri Di SMAN 1 Ciranjang Cianjur Jawa Barat Tahun 2025 Nur Apriani Fatmawati; Emi Yuliza; Saiful Gunardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea adalah nyeri atau kram di bagian perut bawah yang sering dialami perempuan 2-3 hari pada saat atau sebelum menstruasi dimulai Nyeri ini bisa disebabkan oleh kontraksi otot perut yang terjadi secara terus menerus saat mengeluarkan darah. Dysmenorrhea primer timbul pada masa remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah haid pertama dan terjadi pada umur kurang dari 20 tahun. Karena dysmenorrhea aktivitas belajar terganggu, konsentrasi menjadi menurun. Melakukan massage effleurage dan mengkonsumsi jamu temulawak madu yang mengandung senyawa alkaloid yaitu morfin yang berfungsi sebagai analgesik sehingga nyeri yang dirasakan pada saat menstruasi bisa berkurang. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh kombinasi Massage effleurage dengan jamu temulawak madu terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea pada remaja putri putri di SMA Negeri 1 Ciranjang Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen design pendekatan one group pretest posttest design.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling yaitu teknik pengambilan sampling yang digunakan dengan cara wawancara secara korespondensi. Dimana pengambilan sampel sebanyak 20 responden dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dari pengukuran post test P-Value= p = 0,000 (p-value <0,05 ), uji Paried Sample T-test , (Ha) diterima yang artinya ada pengaruh bermakna. Kesimpulan Terdapat pengaruh Kombinasi massage effleurage dengan jamu temulawak madu terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea pada remaja putri di SMAN 1 Ciranjang Cianjur .
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN E-BOOK TPT (TERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS) PADA KELUARGA PASIEN TB, WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2025 Intan Puspa Pratiwi; Emi Yuliza; Saiful Gunardi
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): Mei : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.755

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan penularan TBC adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah pasien TBC. Namun, cakupan TPT masih rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat dan tujuan TPT. Pendidikan kesehatan melalui media e-book merupakan salah satu media edukasi yang mudah diakses dan berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media e-book Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang TPT diberikan satu kali intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebesar 70,75% dan meningkat menjadi 99,00% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media e-book. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan melalui media e-book efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERSTRUKTUR DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OAT PADA PASIEN TB PARU DI POLI PARU RS UMMI BOGOR, JAWA BARAT TAHUN 2025 Ismi Sarah; Emi Yuliza; Saiful Gunardi
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): Mei : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.756

Abstract

TB Paru merupakan penyakit menular yang memerlukan kepatuhan tinggi dalam pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan. Tujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di Poli Paru RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 pasien TB paru yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi terstruktur yang melibatkan keluarga pasien selama 2 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan minum OAT setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru.
EFEKTIVITAS KOMBINASI SENAM TAI CHI DAN TEH BUNGA TELANG TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN JAKARTA PUSAT TAHUN 2025 Tut Wuri Handayani; Emi Yuliza; Saiful Gunardi
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 3 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i3.764

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Senam Tai Chi dan teh bunga telang merupakan terapi komplementer yang masing-masing telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, namun penelitian mengenai kombinasi keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Klinik Pratama Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang sesuai standar operasional prosedur. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik setelah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi.
Efektifitas Pemberian Air Rebusan Cengkeh Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia Penderita Gout Arthritis : The Effectiveness of Clove Boiled Water in Reducing Uric Acid Levels in Elderly Patients with Gout Arthritis Nanik Rumdayati; Saiful Gunardi; Irma Herliana
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v5i01.441

Abstract

Introduction: Uric acid is the end product of purine metabolism that can accumulate and form monosodium urate crystals in the joints, causing inflammation and pain known as gout arthritis. In elderly individuals, gout arthritis is commonly characterized by elevated uric acid levels accompanied by joint pain, especially in the knees and ankles, stiffness, and discomfort during movement.Objective: This study aimed to determine the effectiveness of administering clove boiled water in reducing uric acid levels among elderly patients with gout arthritis.Method: This study used a pre-experimental design with a one group pre-test and post-test approach. The sample consisted of 30 respondents selected using purposive sampling technique. Data were collected through direct measurement of uric acid levels using the Easy Touch GCU Meter device before and after the administration of clove boiled water for seven days. Data analysis was conducted using univariate analysis to describe the distribution of uric acid levels and bivariate analysis using the Paired Sample T-Test to determine the effectiveness of the intervention.Result: The results showed a decrease in uric acid levels after the intervention. Statistical analysis using the Paired Sample T-Test demonstrated a significant effect of clove boiled water administration on reducing uric acid levels, with a p-value less than 0.05.Conclusion: Clove boiled water is effective in reducing uric acid levels in elderly patients with gout arthritis. It can be considered as a complementary non-pharmacological therapy alongside pharmacological treatment to help manage uric acid levels.