This Author published in this journals
All Journal Mufham
Badrun Mustofa
STAI Al-Muhajirin Purwakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RELEVANSI TAFSIR AL-JAUHARI DENGAN SAINS MODERN: KAJIAN MUHASABAH TERKAIT GEMPA BUMI DI GARUT JAWA BARAT Badrun Mustofa
Mufham: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2023): Mufham: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : LP2M STAI Al-Muhajirin Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena gempa bumi merupakan salah satu peristiwa alam yang sering kali dikaitkan dengan tanda-tanda kekuasaan Tuhan dalam Al-Qur'an. Sebagai salah satugejala alam yang dahsyat, gempa bumi disebut dalam beberapa ayat yang menggambarkan kebesaran serta peringatan bagi manusia. Penelitian inidilatarbelakangi oleh pentingnya memahami fenomena alam dari perspektif Al-Qur'an,khususnya melalui kajian tafsir yang memberikan wawasan mendalam mengenai hikmahdi balik kejadian tersebut. Tafsir al-Jauhari, karya tafsir monumental dari MuhammadAbduh al-Jauhari yang menekankan hubungan antara ilmu pengetahuan dan Al-Qur'anmenjadi rujukan utama dalam analisis ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penafsiran gempa bumi dalam Al-Qur'an berdasarkan perspektif ilmiah dan spiritual yang disampaikan oleh al-Jauhari. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini menggunakan metode analisis isi terhadap tafsir alJauhari serta menelaah relevansi penafsiran tersebut dengan fenomena geologis yang terjadi di dunia modern. Metodologi penelitian melibatkan telaah literatur terhadap ayatayat terkait gempa bumi, serta kajiantafsir yang mengaitkan konsep teologis dengan penjelasan ilmiah. Tafsir al-Jauhari, yang hidup pada awal abad ke-20, dikenal sebagai salah satu mufasir yang berusaha menjembatani Al-Qur'an dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Ia sering kali menggunakan pendekatan saintifik dalam menafsirkan ayat-ayat kauniyah, termasuk gempa bumi, dengan pandangan bahwa ayat-ayat tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga dapat dihubungkan dengan fenomena alam nyata. Dalam pembahasan, ditemukan bahwa al-Jauhari menjelaskan gempa bumi sebagai manifestasi kekuasaan Allah. Di sisi lain, al-Jauhari juga mengakui bahwa fenomena gempa bumi memiliki penjelasan ilmiah, seperti pergeseran lempeng tektonik yang menyebabkan getaran bumi. Ia mengaitkan pemahaman ini dengan penjelasan ilmiah modern tanpa mengesampingkan makna spiritual yang terkandung dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tafsir al-Jauhari memberikan pandangan yang holistik mengenai fenomena gempa bumi, menggabungkan pemahaman ilmiah dengan interpretasi spiritual. Al-Jauhari mampu menunjukkan bahwa fenomena alam seperti gempa bumi dapat dipahami dari perspektif ilmiah tanpa mengabaikan makna spiritualnya