This Author published in this journals
All Journal Mufham
Salpina Salpina
STAI Al-Muhajirin Purwakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENAFSIRAN MAHJUR DALAM SURAH AL-FURQAN AYAT 30: ANALISIS PERBANDINGAN TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR AL-MISBAH Salpina Salpina
Mufham: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol. 3 No. 1 (2024): Mufham: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : LP2M STAI Al-Muhajirin Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna mahjuran di dalam Al-Qur’an surat Al-Furqan ayat 30 menurut tafsir Ibnu Katsir dan tafsir Al-Misbah, mengetahui dampak orang yang telah mengabaikan Al-Qur’an dan perbedaan penafsiran dari kedua mufassir. Penelitian ini menggunakan metode muqarran yang membandingkan satu ayat dalam dua penafsiran dan meneliti melalui penelitian Pustaka (library research) yaitu penelitian yang objek utamanya adalah penelitian Pustaka. Adapun sumber data primernya adalah kitab Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Misbah.Hasil dari penelitian ini adalah: pertama, makna Mahjuran Menurut Ibnu Katsir adalah tidak mengimani, mentadabburinya/memperhatikannya, mengamalkannya, berpaling kepada hal yang menjauhkan dari Al-Qur’an, membacanya dan menghafalkannya. Menurut M. Quraish Shihab makna Mahjuran ialah tidak tekun mendengarkan Al-Qur’an, tidak mengindahkan halal dan haramnya walau dipercaya dan dibaca, tidak djadikan rujukan dalam menetapkan hukum yang menyangkut ushul ad-din, tidak berupaya memikirkan apa yang dikehendaki Allah Swt yang menurunkannya dan tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai obat. Kedua, Dampak dari mengabaikan Al-Qur’an adalah mendapatkan kehinaan di dunia dan di akhirat. Ketiga, perbedaan dari penafsiran antara kedua mufasir adalah karena perbedaan latar belakang kehidupan beliau