This Author published in this journals
All Journal Mufham
Anisah Aribah
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA HUSNUL KHATIMAH DALAM AL-QUR’AN SURAH ALI IMRAN AYAT 102 MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR AL-AZHAR Anisah Aribah
Mufham: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol. 3 No. 2 (2024): Mufham: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : LP2M STAI Al-Muhajirin Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian, baik kematian yang diinginkan (dalam keadaan beriman), maupun yang dibenci dan dihindari para hamba Tuhan. Sebagai makhluk yang percaya akan ketetapan dan segala hal yang Allah tentukan, tentu saja ingin akhir dari kehidupannya baik (Husnul Khatimah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari penelitian kepustakaan yang diperoleh dari beberapa tempat, referensi membaca, mendeskripsikan, mengolah dan menganalisa dari berbagai buku, jurnal, artikel dan lai-lain. Adapun sumber data primer nya adalah Al-Qur’an, Hadits, Tafsir Ibnu katsir dan tafsir Al-AzharTujuan penelitian ini adalah mengetahui makna Husnul khatimah dalam Q.S Ali Imran ayat 102 dengan penafsiran Ibnu Katsir dan Buya Hamka dalam kitab-kitab tafsirnya. Dan untuk mengetahui implikasi nyata husnul khatimah dalam kehidupan sehari hari, beserta dengan tanda dan cara mendapatkan husnul khatimah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu muqarran atau membandingkan ayat dalam dua penafsiran.Melalui metode penelitian ini, makna husnul khatimah Husnul khatimah dalam Q.S Ali Imron ayat 102 menurut Ibnu Katsir adalah akhir kehidupan seseorang yang baik, ditandai dengan meninggal dalam keadaan ibadah, berbuat kebaikan, dll. Begitupun menurut Buya Hamka, yang menjelaskan perihal husnul khatimah yang disebut sebagai akhir hidup baik, namun menurut Buya Hamka seseorang yang mendapat husnul khatimah di akhir hayatnya adalah orang yang semasa hidupnya istiqamah taat hingga akhir hayat.