Indriana Ulfah
Program Studi Agrotekhnologi, Fakultas Pertanian, Universitas Winaya Mukti, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Dosis Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans, Poir) Varietas Bangkok Lp-1 Indriana Ulfah; Taruna Kusumah Utami
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 2 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i2.178

Abstract

Kangkung merupakan salah satu sayuran yang populer di kalangan masyarakat karena harganya yang terjangkau, mudah didapatkan, dan kaya akan nutrisi. Produksi kangkung di Indonesia mengalai penurunan signifikan. Faktor utama yang mempengaruhi penurunan hasil panen ini antara lain perubahan musim danpenggunaan pupuk yang tidak tepat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman kangkung darat dengan melakukan pemupukan yang tepat. Pemberian nitrogen pada dosis yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, metabolisme, pembentukan protein dan karbohidrat, yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa dosis pupuk Urea (46% N) terhadap pertumbuhan dan hasil kangkung darat. Penelitian dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Depok Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2024. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 25 petak percobaan dengan jumlah tanaman pada setiap petak adalah 30 tanaman. Parameter pengamatan terdiri dari Tinggi Tanaman, Jumlah daun, Panjang akar, dan bobot Segar per tanaman. Dosis pupuk terbaik adalah Nitrogen sebesar 184 kg-1 ha.