This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konsisten
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS ALTMAN Z SCORE SEBAGAI PREDIKTOR FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN PROPERTI PT SENTUL CITY TBK (BKSL)PERIODE 2013-2022 Dina Putri Anjelina Pandiangan; Arif Surahman, S.E., M.S.M.
JURNAL KONSISTEN Vol 2 No 1 (2025): JURNAL KONSISTEN VOL. 2 NO.1 2025
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Altman Z Score Sebagai Prediktor Financial Distress Perusahaan Properti PT Sentul City Tbk (BKSL) Periode 2013-2022. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data yang digunakan adalah laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laba rugi dari PT Sentul City Tbk periode 2013-2022. Data tersebut diuji dengan Teknik Altmant Z-Score non manufactur yang digunakan sesuai dengan kategori perusahan. Hasil. Hasil penenlitian ini menunjukan bahwa PT Sentul City Tbk (BKSL) selama periode 2013-2022 mengalami fluktuasi dalam kondisi keuangannya yang di beberapa tahun tertentu mengarah pada potensi financial distress. Penghitungan Altman Z-Score menunjukkan bahwa pada beberapa tahun tertentu, perusahaan berada di posisi zona abu yang mana         Almant Z-Score berada di antara 1,10 – 2,60, yang mengindikasikan tidak bisa ditentukannya apakah perusahaan sehat atau tidak sehat. Akan tetapi selama periode 2013 – 2022 tidak ada nilai Altmant Z-Score yang lebih kecil dari 1,10 yang mengindikasikan perusahaan masuk kategori tidak sehat. Implikasi. Altman Z-Score Non Manufactur, Financial Distress  menggunakan model prediktor kebangkrutan lainnya sebagai pembanding, seperti Springate atau Grover, guna memperluas perspektif dalam memprediksi financial distress. Selain itu, aspek kualitatif seperti perubahan kebijakan pemerintah, kondisi pasar properti, dan faktor ekonomi makro juga perlu dipertimbangkan untuk memberikan analisis yang lebih komprehensif mengenai kondisi keuangan perusahaan.