Achsani, Ferdian
Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mulawarman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aspek Moralitas dalam Anime Captain Tsubasa melalui Penggunaan Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif Achsani, Ferdian
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian diskripptif kualitatif yang mana objek dalam  penelitian ini adalah dialog antar tokoh dalam serial anime captain Tsubasa. Captain Tsubasa merupakan anime jepang yang sudah mengalami remake selama tiga kali. Serian anime Captain Tsubasa menceritakan tentang kisah kegigihan para pemain sepak bola, untuk meraih kemenangan dalam turnamen nasional yang diadakan di jepang. Hal yang menarik dari serial anime ini adalah tidak adanya unsur kekerasan, dan banyak ditemukan pesan moral. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan aspek moralitas yang terdapat dalam anime captain Tsubasa, melalui percakapan dialog antar tokoh yang dikaji dari segi tindak tutur asertif dan ekspresif. Melalui tindak tutur asertif dan ekspresif yang di sampaikan dalam cerita, banyak ditemukan beberapa pesan moral di dalamnya seperti: pantang putus asa, percaya diri, bersahabat, menghargai prestasi orang lain.
Kajian Sastra Bandingan pada Lirik lagu Demi Kowe Karya Pendhoza dan Merantau Karya Abah Lala Achsani, Ferdian
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (iAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v2i01.817

Abstract

Abstract: This study aims to reveal the similarities and differences in Pendhoza's Demi Kowe song lyrics with the song lyrics Merantau by Abah Lala. This research is included in the type of qualitative descriptive research with a comparative literary approach. The data collection technique used is the technique of reading and recording. The researcher reads the two song lyrics and records the similarities and differences between the two song lyrics. Data analysis techniques use interactive techniques that include data reduction processes, data display and conclusion drawing. The results showed that the two songs had similarities and differences. The similarity between the two songs lies in the character values, please help, discipline, responsibility, and independence. The difference between the two songs can be seen in terms of the story that Demi Kowe's song lyrics tell more about the return of a man after going overseas to keep his promises. In Demi Kowe's song lyrics, religious values were also found that were not found in Merantau's song lyrics. In the song lyrics of Merantau the difference lies in the content of the story that tells about the struggle of a husband who lives in the land of rantau. In addition, in the song lyrics Merantau also tells about the suspicions and emotions of a husband towards the wife who was left at home.Keywords: song lyrics, comparative literature, male struggle.
ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA PADA PUISI-PUISI KARYA FADLI ZON Hasanah, Dian Uswatun; Achsani, Ferdian; Akbar Al Aziz, Iqbal Syahrul
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5, No 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i1.8187

Abstract

Di tengah arus politik yang sedang memanas mendera negeri ini, puisi menjadi salah satu bahan alternatif yang digunakan untuk menyuarakan aspirasi. Fadli Zon merupakan salah satu tokoh yang sedang hangat dibicarakan di media. Sejak kemunculan puisi berjudul “Doa yang Tertukar” dan membuat heboh publik, Fadli terus melahirkan puisi-puisi baru yang membuat suasana politik semakin memanas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasi gaya bahasa yang digunakan dalam puisi-puisi Fadli Zon. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian dekriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa dokumen puisi-puisi Fadli Zon yang dinilai viral serta dimuat di twitter dan instagram. Puisi-puisi tersebut berjudul “Doa yang Ditukar”, “Sajak Orang Kaget”, “Arah Baru”, dan “Rakyat Bergerak”. Penelitian ini menggunakan analisis isi sebagai teknik pengumpulan data, untuk mengumpulkan dan mempelajari data tertulis puisi-puisi Fadli Zon. Validitas data diperiksa dengan triangulasi teori dan menggunakan teknik interaktif atau mengalir sebagai teknik analisis data. Teknik interaktif meliputi tahap reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa yang paling dominan digunakan Fadli Zon seperti personifikasi, innuendo, sarkasme, sinisme, epitet, aliterasi, epizeukis, anaphora, dan andiplosis. Beberapa gaya bahasa yang ditemukan dalam puisi-puisi Fadli Zon tersebut, bertujuan untuk memberikan penekanan makna salah satunya yaitu untuk menyindir kebijakan pemerintah yang dianggapnya tidak sesuai dengan keinginannya.