Billah, Muhammad Wajih Mu’tashim
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Khairu Ummah dalam Surat Ali Imron Ayat 110 Kajian Perbandingan Kitab Tafsir Mafatihul Ghaib Karya Fakhruddin Ar-Razi dan Tafsir Al-Manar Karya Rasyid Ridho Billah, Muhammad Wajih Mu’tashim
Qaf: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 4 No 2 (2022): Qaf : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : ojs.unsiq.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59579/qaf.v4i2.4182

Abstract

Realita social dalam masyarakat akhir-akhir ini mengalami kemerosotan akhlak, bahwa seakan-akan banyak perilaku yang menyimpang dalam kehidupan. Al-Qur’an telah banyak member pelajaran khususnya kepada ummat Islam agar memperbaiki diri menjadi sebaik-baiknya umat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian yang bersifat kepustakaan (library research) dengan pendekatan komparatif (Muqarin) yaitu membandingkan antara pendapat satu tokoh mufassir dengan tokoh mufasir yang lain, maka akan tampak sisi persamaan dan perbedaan sebagai analisisnya. Penulis mengambil surat Ali Imron ayat 110 sebagai bahan pembahasan dengan membandingkan antara Tafsir Mafatihul Ghaib karya Fakhruddin Ar-Razi dan Tafsir Al-Manar karya Rasyid Ridha. Dalam penelitian ini bertujuan menjawab bagaimana definisi serta ciri-ciri umat terbaik dalam surat tersebut? Kemudian bagaimana persamaan dan perbedaan antara kedua tokoh tersebut? Dan bagaimana relevansi antara kedua tafsir tersebut terkait kajian keindonesiaan? Hasil dari penelitian ini, kedua tafsir tersebut menjelaskan apa yang terkandung dalam surat Ali Imron ayat 110 bahwa sifat khairu ummah yaitu memerintahkan yang ma’ruf, mencegah yang mungkar, serta beriman kepada Allah SWT artinya ketika salah satu tersebut telah hilang dalam diri umat, maka tidak bisa dikatakan umat tersebut sebagai umat terbaik, maka dari itu, islam telah mengajarkan agar kita kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup kita.