Implementasi pembelajaran Qur'an di SD Islamic Center Samarinda dilakukan melalui metode Qiroati dengan tujuan meningkatkan kelancaran siswa dalam membaca Qur'an secara akurat dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Qur'an di sekolah tersebut. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru Qur'an bersertifikasi dalam metode Qiroati, yang menjamin kompetensi pengajaran yang tinggi. Program ini dijadwalkan secara sistematis sebanyak tiga kali seminggu, didukung oleh media pembelajaran yang beragam. Capaian menunjukkan 79% siswa kelas 3 mampu mencapai atau melampaui target pembelajaran. Faktor pendukung keberhasilan mencakup motivasi guru, keterlibatan aktif orang tua, dan fasilitas yang memadai. Namun, tantangan seperti kurangnya dukungan belajar di rumah dan keterbatasan alat peraga masih ditemukan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan orang tua, penyediaan sumber belajar yang lebih baik, dan dukungan tambahan bagi siswa yang mengalami kesulitan. The implementation of Qur'an learning at SD Islamic Center Samarinda is conducted through the Qiroati method, aiming to improve students' fluency in reading Qur'an accurately and effectively. This study aims to evaluate the planning, implementation, and outcomes of Qur'an learning at the school. Using a qualitative descriptive method, data were gathered through observations, interviews, and document analysis. The findings reveal that all Qur'an teachers are certified in the Qiroati method, ensuring high teaching competence. The program is systematically scheduled three times weekly, supported by varied learning media. The outcomes show that 79% of third-grade students meet or exceed the learning targets. Key factors for success include teacher motivation, active parental involvement, and adequate facilities. However, challenges remain, such as limited home support for some students and inadequate teaching aids. The study recommends enhancing parental engagement, improving learning resources, and providing additional support for struggling students.