Penelitian ini menganalisis kesalahan berbahasa Indonesia yang ditemukan dalam berbagai media cetak, seperti makalah dan buku. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan bahasa yang sering terjadi dan memahami faktor-faktor penyebabnya, guna menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan karya ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pembacaan dan pencatatan kesalahan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang ditemukan dapat dikategorikan ke dalam enam aspek utama: semantik, intrabahasa, morfologi, sintaksis, ejaan, dan tanda baca. Kesalahan semantik ditandai dengan penggunaan diksi yang kurang tepat dalam konteks kalimat. Kesalahan intrabahasa mencakup inkonsistensi dalam penggunaan istilah. Kesalahan morfologi banyak ditemukan pada pembentukan kata yang tidak sesuai kaidah. Kesalahan sintaksis terlihat dari struktur kalimat yang tidak efektif atau tidak lengkap. Kesalahan ejaan terjadi akibat ketidaksesuaian dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), sementara kesalahan tanda baca muncul dalam penggunaan tanda baca yang tidak tepat atau tidak konsisten. Penelitian ini menyoroti rendahnya kesadaran terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama di lingkungan akademik, yang dapat memengaruhi efektivitas komunikasi ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis, seperti pelatihan dan evaluasi berkala, untuk meningkatkan kompetensi berbahasa di kalangan akademisi serta mempertahankan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional.