Kekristenan mengalami tantangan dari dalam kekristenan sendiri dalam konsep keselamatan di abad 20/21 ini. Abad yang juga disebut era postmodern ini menghadirkan tantangan yang cukup serius bagi gereja yaitu kecenderungan tingkah laku manusia di abad 20/21, pluralisme teologi, konflik doctrinal dan asumsi dalam gereja tentang pemahaman doktrinal. Pemaparan tantangan ini dilakukan dengan metode deskriptif melalui sumber pustaka yaitu buku-buku dan jurnal ilmiah. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pelayanan gereja di abad postmodern tentang konsep keselamatan. Gereja secara organisasi maupun sebagai organisme seharusnya mengadopsi pendekatan yang holistik dan relevan yang melibatkan pembelajaran terus-menerus tentang ajaran dasar Alkitab khususnya doktrin keselamatan.AbstrakChristianity has faced challenges from within Christianity itself regarding the concept of salvation in the 20th/21st century. This period, also known as the postmodern era, presents significant challenges for the church,including the behavioral tendencies of individuals in the 20th/21st century, theological pluralism, doctrinal conflicts and assumptions within the Church regarding doctrinal understanding. These challenges are explored through a descriptive method using lierary sources such as books and scholar journals. The finding of this study are expected to contribute to the ministry of the Church in the postmodern era regarding the concept of salvation. The church, both as organization and as an organism, should adopt a holistic and relevant approach that involves continuous learning about fundamental teachings of the Bible, particularly the doctrine of salvation.