The development of technology, especially Artificial Intelligence (AI), brings its own challenges to the world of education, including Christian Religious Education (PAK). PAK teachers are expected to adapt to these changes by exploring the potential application of AI in learning to improve teaching effectiveness. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach to analyse how AI can be integrated in PAK learning. The results show that AI can improve interactivity and personalisation of learning, assist teachers in student data analysis, and expand access to religious education. However, challenges include technological limitations, data privacy, educator readiness, and implementation and maintenance costs, which are still an obstacle, especially for institutions with limited resources. Therefore, optimising the application of AI in PAK requires careful planning and a well-thought-out strategy. Thus, the integration of AI in PAK can be an innovative strategy to improve the quality of learning that not only transfers knowledge, but also on spiritual growth while preparing them for the increasingly complex digital era. The novelty of this research lies in the in-depth analysis of how AI can be applied in PAK learning and its impact on students' learning experience. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan dalam penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendekatan pendidikan yang lebih relevan dan efektif di era digital. Perkembangan teknologi AI membawa tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, termasuk PAK. Guru PAK diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan ini dengan mengeksplorasi potensi penerapan AI dalam pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas pengajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan interaktivitas dan personalisasi pembelajaran, membantu guru dalam analisis data siswa, serta memperluas akses terhadap pendidikan agama. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, privasi data, kesiapan tenaga pendidik, serta biaya implementasi dan pemeliharaan yang masih menjadi kendala, terutama bagi institusi dengan sumber daya terbatas. Oleh karena itu, optimalisasi penerapan AI dalam PAK memerlukan perencanaan yang hati-hati dan strategi yang matang. Dengan demikian, integrasi AI dalam PAK dapat menjadi strategi yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga pada pertumbuhan spiritual sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi era digital yang semakin kompleks. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis mendalam mengenai bagaimana AI dapat diterapkan dalam pembelajaran PAK dan dampaknya terhadap pengalaman belajar siswa.