p-Index From 2021 - 2026
1.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dekonstruksi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kebebasan yang Berinkarnasi: Telaah Kritis atas Filsafat Kehendak Paul Ricoeur Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 11 No. 03 (2025): Jurnal Dekonstruksi Volume 11.3
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v11i03.329

Abstract

Artikel ini membahas secara mendalam struktur filsafat kehendak Paul Ricoeur sebagaimana dikembangkan dalam tiga tahap konseptual: eidetik kehendak, empirik kehendak, dan puitika kehendak.[1] Dengan pendekatan fenomenologis-hermeneutik, Ricoeur menafsirkan kehendak manusia dalam dialektika antara yang berkehendak (voluntary) dan yang tidak berkehendak (involuntary), serta mengusulkan model kebebasan manusia sebagai kebebasan yang berinkarnasi —yakni kebebasan yang konkret, terbatas, tetapi tetap otonom dalam ruang historis dan tubuh biologis.[2] Artikel ini juga membandingkan pendekatan Ricoeur dengan beberapa pemikir utama lainnya seperti Edmund Husserl[3], Maurice Merleau-Ponty[4], dan Jean-Paul Sartre untuk menyoroti kontribusi orisinal Ricoeur dalam membangun sebuah filsafat subjek yang non-dualistis dan dialogis.[5] Pendekatan ini membuka jalan bagi pemahaman interdisipliner antara filsafat, psikologi, dan hermeneutika dalam menjelaskan dinamika kehendak manusia.[6] [1] Ricoeur, Paul (1950). Freedom and Nature: The Voluntary and the Involuntary. Paris: Aubier. [2] Ricoeur, Paul (1960). Fallible Man. New York: Fordham University Press. [3] Husserl, Edmund (1931). Ideas: General Introduction to Pure Phenomenology. trans. W. R. Boyce Gibson. London: Macmillan (original work published 1913). [4] Merleau-Ponty, Maurice (1962). Phenomenology of Perception. trans. Colin Smith. London: Routledge & Kegan Paul (original work published 1945). [5] Sartre, Jean-Paul (1956). Being and Nothingness: An Essay in Phenomenological Ontology. trans. Hazel E. Barnes. New York: Philosophical Library (original work published 1943). [6] Ricoeur, Paul (1976). Interpretation Theory: Discourse and the Surplus of Meaning. trans. David Ihde. Fort Worth: Texas Christian University Press.
Salam Redaksi Vol 10.2 Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 02 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.2
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i02.225

Abstract

Jurnal edisi ini membicarakan tentang Teologi, filsafat Paul Ricoeur, Derrida, David Hume, dan masalah etnik Tantra Bhairawa, suku Sakai, serta seni rupa dan sastra.
Temporalitas, Waktu Naratif dan Identitas dalam Pandangan Paul Ricoeur Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 02 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.2
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i02.230

Abstract

Gagasan Paul Ricoeur tentang identitas naratif dan konstruksi identitas manusia melalui penceritaan dibahas dalam beberapa karyanya. Salah satu karya paling menonjol di mana ia mengeksplorasi konsep-konsep ini adalah bukunya “Time and Narrative,” khususnya di Volume III. Dalam karya ini, Ricoeur menggali eksplorasi filosofis waktu, narasi, dan kedirian. Dalam “Time and Narrative,” pembahasan Ricoeur sering kali berkisar pada jalinan waktu dan narasi, dan bagaimana narasi berfungsi sebagai kendaraan untuk memahami pengalaman dan identitas manusia.
Salam Redaksi Vol 10.3 Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 03 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.3
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i03.249

Abstract

Jurnal edisi ini membicarakan tentang Filsafat Immanuel Kant, Derrida, Paul Ricoeur, filsafat Politik Hannah Arendt, Fenomenologi, seni fotografi, komik, grafiti, mural, dan seni rupa.
Metafora Paul Ricoeur Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 03 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.3
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i03.261

Abstract

Paul Ricoeur merupakan seorang filsuf Prancis yang mempunyai pandangan mendalam tentang penggunaan metafora. Bagi Ricoeur, metafora bukan sekadar alat linguistik untuk menggambarkan sesuatu dengan cara yang tidak literal, tetapi juga memiliki dimensi filosofis yang penting. Metafora bagi Ricoeur adalah sebuah jembatan yang menghubungkan antara bahasa dan pemahaman kita terhadap dunia.
Salam Redaksi Vol. 10.4 Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.270

Abstract

Jurnal terbitan ini membahas topik tentang bahasa, sastra, alam semesta, seni, mitos dan novel, serta kepemimpinan perempuan.
Paul Ricoeur - The Symbolism of Evil Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.277

Abstract

Paul Ricoeur mendorong pembaca untuk bergulat dengan seluk-beluk simbol melalui The Symbolism of Evil. Mempelajari simbol-simbol berimplikasi terhadap pemahaman moral dan filosofis kita tentang kejahatan. Hal ini mengingatkan kita akan interaksi yang kompleks antara simbol dan etika, dan upaya kita untuk memahami konsep kejahatan yang mendalam serta sulit dipahami. Dalam buku ini, Paul Ricoeur secara konsisten menggarisbawahi peran penafsiran dan lingkaran hermeneutik ketika mengungkap makna simbol-simbol kejahatan.
Salam Redaksi Vol. 11.1 Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 11 No. 01 (2025): Jurnal Dekonstruksi Volume 11.1
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v11i01.287

Abstract

Jurnal kali ini membahas pemikiran Manuel Castells, Ahmad Sadali, Bhagavad-Gita, Giorgio Agamben, Paul Ricoeur, Franz Magnis-Suseno, Andrew K Woods, Keith Ward, Hegel, Edmund Husserl, yang diaplikasikan pada pembahasan moral, ketuhanan, sejarah, media sosial, seni visual dan sastra.