Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemodelan Jaringan Pipa Distribusi Air Minum Berbasis Program WaterGEMS Syahputra, Ichsan; Irfan, Zu
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): FEBRUARI-APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i2.3172

Abstract

Aceh Besar Regency has abundant water resources, but they have not been utilized optimally, especially surface water, one of which is the Krueng Aceh River that crosses Aceh Besar Regency. This is what makes Aceh Besar Regency have the potential for water resources that can be utilized for the daily needs of its people, both for drinking water and other needs, but these efforts have not been achieved optimally and need to be improved in the future through Drinking Water Supply System (SPAM) activities. One of the villages not far from the Krueng Aceh River in Aceh Besar Regency is Ateuk Anggok Village, Ingin Jaya District, Aceh Besar Regency, but currently does not have clean water facilities and infrastructure, especially clean water pipe networks, so that the community only uses underground water sources, namely shallow wells. The title of this research is Modeling of Water Distribution Pipe Network System Based on the WaterGEMS Program. The total length of the planned distribution pipe is 3629.41 m which can distribute clean water to 28 points in the Ateuk Anggok Village area with a total clean water requirement of 0.78 L/second or 0.03 L/second per point. The results of the pipe network modeling with the type and size of the planned pipe diameter obtained a Nominal Pressure (PN) value of 0.98 bars and it is planned to use the HDPE PN10 SDR 17 pipe type. The maximum flow rate that can be passed is 0.84 L/sec while the maximum requirement is 0.78 L/sec, meaning that the planned pipe dimensions are sufficient to meet the maximum water needs. The maximum flow velocity in the pipe network is 0.17 m/sec where the HDPE PN10 type pipe has a maximum permitted speed of 3 m/sec.
Pemodelan Aliran Sungai Berbasis River Analysis System (RAS) Mapper Syahputra, Ichsan; Irfan, Zu; Syahril, Agus Dian
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2m8bsr02

Abstract

Pemodelan aliran sungai merupakan salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya air dan mitigasi bencana banjir, karena mampu memprediksi pola aliran, elevasi muka air, dan daerah genangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model hidraulik aliran sungai dengan menggunakan aplikasi River Analysis System MAPPER (RAS MAPPER), sebuah perangkat lunak berbasis geografis yang terintegrasi dengan HEC-RAS untuk analisis aliran satu dan dua dimensi dan juga dibantu aplikasi Quantum GIS (Q-GIS) untuk penggabungan beberapa bagian peta menjadi satu kesatuan dan HEC-HMS (Hydrologic Modeling System) untuk mendapatkan sistem koordinat dan elevasi sesuai wilayah kajian. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan data topografi (Digital Elevation Modeling (DEM)) yang diperoleh dari Website Ina-Geospasial, data hidrologi  berupa debit banjir, dan data geometri sungai yang diperoleh dari analisis geometri sungai dalam RAS MAPPER, yang kemudian diolah dan divisualisasikan dalam antarmuka RAS MAPPER secara menyeluruh. Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi elevasi muka air dengan data lapangan yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RAS MAPPER mampu memodelkan aliran sungai dengan akurat, menyajikan visualisasi spasial daerah genangan dan kecepatan aliran secara interaktif, serta memudahkan analisis dampak banjir di wilayah studi. Integrasi antara analisis hidraulik dan sistem informasi geografis (SIG) dalam RAS MAPPER memberikan keunggulan dalam hal efisiensi kerja dan kemudahan interpretasi hasil, sehingga perangkat lunak ini sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam perencanaan tata ruang dan upaya pengendalian banjir yang berkelanjutan.
Pengawasan Pembangunan Mushalla Al Kautsar Gampong Lambaro Skep Kota Banda Aceh (Lanjutan) Syahputra, Ichsan; Irfan, Zu
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9bx7t315

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan salah satu sarana ibadah yang  nyaman di Desa Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu dalam pengawasan pembangunan Mushalla Al Kautsar dengan  membangun struktur mushalla yang lebih permanen, aman, dan representatif, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan gotong royong di antara sesama warga. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk saat ini meliputi tahap perencanaan teknis, penggalangan dana dan partisipasi masyarakat, pelaksanaan pembangunan struktur utama, yaitu struktur pondasi tapak, struktur balok sloof, struktur kolom/tiang lantai 1, struktur balok lantai 2 dan plat lantai 2 dan penambahan fasilitas pendukung lainnya dan seluruh struktur utama menggunakan beton bertulang dengan mutu beton Ready Mixed setara dengan kuat tekan fc 35 Mpa, sedangkan struktur pondasi sumuran telah dilaksanakan tahun sebelumnya. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah terbangunnya struktur utama mushalla yang kokoh dengan luas bangunan yang memadai dan cukup menampung jamaah yang melakukan ibadah di mushalla tersebut, yang nanti akan dilengkapi dengan fasilitas wudhu dan sanitasi yang memadai. Selain aspek fisik, kegiatan ini juga berhasil mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menumbuhkan semangat partisipasi aktif dalam pembangunan fasilitas umum. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan sarana ibadah tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat hubungan sosial dan kesejahteraan masyarakat desa.