Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Visualization of Tourism Site Visit Levels in Karo Regency Using Tableau Utama, I Made Putra; Putra, I Gede Ardi Sukaryadi; Sandhisutra , Ida Bagus Ketut; Mahendra, Gede Surya; Desmayani, Ni Made Mila Rosa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v2i2.221

Abstract

Indonesia is one of the places with numerous tourist destinations and have unique attractions. One such province is North Sumatra, precisely in Karo Regency. However, to maximize the potential of tourism and achieve sustainable growth, a good understanding of tourist visitation rates to these attractions is essential. Timely, detailed, and integrated information on the number of tourist visits is crucial for formulating tourism policies, developing infrastructure, and effective resource management. The research objective is to develop a BI dashboard using Tableau software that can deliver information related to tourist visitation data in Karo Regency from 2010 to 2016 in an interactive and easily understandable manner. The study employed a secondary data analysis method by processing data collected from the Karo Regency government. The research process comprised data collection, data cleaning, Tableau implementation, and result analysis. Based on the conducted research, it can be concluded that during the period from 2010 to 2016, the tourist destinations with the highest number of visits were Lag Sibayak and Lau Debuk-Debuk, attracting a total of 1,099,738 tourists. On the other hand, Lag Sinabung, Danau Lau Kawar, and Gunung Sinabung were the tourist destinations with the lowest number of visits, with a total of only 52,282 tourists.
Evaluasi Kualitas Website Disdukcapil Karangasem Menggunakan Metode WebQual 4.0 dan IPA Putra, I Gede Ardi Sukaryadi; Pradnyana, I Made Ardwi; Damayanthi, Luh Putu Eka
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7302

Abstract

Transformasi digital dalam sektor pemerintahan mendorong pemanfaatan website sebagai sarana penyediaan informasi dan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Website Disdukcapil Karangasem merupakan salah satu website portal pemerintah daerah yang digunakan dalam penyampaian informasi administrasi kependudukan, namun selama dioperasikan belum pernah dilakukan evaluasi terhadap sisi kualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kualitas website berdasarkan evaluasi dengan metode WebQual 4.0, Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner WebQual 4.0 secara offline dan online kepada 100 responden dengan 36 item pernyataan menggunakan skala Likert 6 tingkat. Hasil penelitian menunjukkan skor WQI sebesar 0,67 dalam kategori baik namun belum optimal, hasil tingkat kesesuaian berada dibawah 100%, dan hasil skor rata-rata tingkat kesenjangan antara performance dan importance sebesar -1,14 yang mengindikasikan kualitas website Disdukcapil Karangasem belum memenuhi harapan masyarakat Karangasem dan masih perlu peningkatan. Berdasarkan hasil analisis kuadran IPA, terdapat temuan 14 atribut yang berada pada Kuadran I meliputi USB1.2.2, USB1.4.1, USB1.4.2, USB1.5.1, USB1.5.2, USB1.6.1, USB1.6.2, USB1.7.1, USB1.7.2, USB1.8.1, ITQ2.3.2, SICQ3.2.1, SICQ3.2.2, SICQ3.3.2 sebagai prioritas utama perbaikan. Perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan tampilan visual dan tata letak website agar lebih menarik dan rapi, optimalisasi fitur website yang mengalami kendala teknis, pembaruan informasi secara berkala, peningkatan keamanan website melalui penggunaan protokol HTPS, serta penyediaan layanan aksesibilitas dan layanan interaktif seperti fitur komunikasi atau diskusi dengan pengguna.