Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kombinasi CTR dan PBL pada keterlibatan dalam pembelajaran. Adanya tantangan global saat ini membuat pemerintah melakukan kebijakan terutama dalam bidang pendidikan yaitu dengan mengimplementasi pembelajaran yang menekankan pada siswa (student center). Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pendekatan CRT dalam proses pembelajaran. Namun, pendekatan CRT saja tidak cukup. Sehubungan dengan ini diperlukan dengan adanya model pembelajaran salah satunya adalah PBL. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode penelitian campuran dimana metode yang digunakan adalah dengan menggabungkan metode kualitatif dan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi yang telah ditentukan, yaitu 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa. Didukung dengan adanya data kualitatif yang dilakukan melalui wawancara dengan guru dan siswa mendapatkan hasil bahwa pendekatan CRT memudahkan siswa dalam memahami materi karena dapat dikaitkan dengan budaya dan pengalaman pribadi mereka. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan CRT dan model pembelajaran PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa disekolah dasar.