Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Bimbingan Konseling Islami dalam Membina Rumah Tangga Bagi Pasangan Muda Abid, Ibnu; Pujonggo, Muh. Lan Cahyo; Akbar, Muh.; Amru, Khairy; Muin, Anas
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.807

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Bimbingan Konseling Islami (BKI) dalam membina rumah tangga bagi pasangan nikah muda, sebagai respons terhadap tingginya angka perceraian di kalangan tersebut. Banyak pasangan muda memasuki pernikahan tanpa kesiapan emosional dan pemahaman mendalam mengenai hak, kewajiban, serta dinamika pernikahan, sehingga berpotensi menghadapi konflik dan ketidakharmonisan. Melalui pendekatan nilai-nilai Islam, BKI dapat memberikan arahan yang tepat dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan melalui kajian literatur dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa BKI berperan penting dalam membantu pasangan muda mengatasi tantangan rumah tangga, seperti komunikasi yang kurang efektif, ketidaktahuan terhadap peran dan tanggung jawab, serta tekanan emosional. Melalui pendekatan edukatif, komunikasi terapeutik, dan strategi penyelesaian konflik, BKI membantu pasangan mengembangkan keterampilan membangun relasi yang harmonis dan berkelanjutan. BKI diharapkan menjadi solusi preventif dan kuratif dalam menciptakan keluarga muda yang tangguh dan sejahtera.
Evaluasi hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Tinjauan terhadap Ayat Al-Qur'an dalam Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik Sholahudin, Tammam; Abid, Ibnu; Ikhwanudin, Mufid; Arrizky, Muhammad Naufal; Al-Ghozali, Umar Muhtar
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.808

Abstract

Evaluasi hasil pembelajaran merupakan elemen kunci dalam pendidikan, terutama dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mencakup tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam evaluasi ketiga ranah tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan metode kepustakaan, penelitian ini memanfaatkan hermeneutika filosofis untuk memahami hubungan antara ayat-ayat Al-Qur'an dengan proses evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi ranah kognitif sering terbatas pada tingkat pengetahuan dasar, sementara ranah afektif masih kurang menggali internalisasi nilai keislaman. Pada ranah psikomotorik, siswa menunjukkan kemampuan praktis yang baik, namun keterampilan tingkat tinggi seperti kreativitas masih memerlukan pengembangan. Integrasi nilai Al-Qur'an terbukti mendukung evaluasi yang lebih holistik, meskipun inovasi metode evaluasi tetap diperlukan untuk optimalisasi hasil pembelajaran.
Strategi Pembentukan Karakter Santri Melalui Program Tarbiyah di Pondok Pesantren Jannatul Qur’an Boyolali Abid, Ibnu; Shobahiya, Mahasri
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v9i2.5374

Abstract

This study is grounded in the need to present a model of character education that goes beyond conceptual value transmission and is realized through consistent daily habituation. The tarbiyah program at Pondok Pesantren Jannatul Qur’an Boyolali integrates character formation into the students’ twenty-four-hour daily activities. This research aims to describe the strategies of character formation implemented through the program and to identify the character values that emerge within the boarding school environment. The study employs a field research design with a descriptive qualitative approach, using participatory, interviews with the mudir, teachers, and student administrators, as well as documentation of daily activities. The findings reveal that character formation is carried out through four main strategies: teacher role modeling, the cultivation of proper conduct in daily interactions, the involvement of students in responsibility and independence, and the habituation of worship and spiritual discipline as foundational elements. These strategies are embedded in the collective life pattern of the boarding school, enabling character values to be internalized through repeated lived experiences rather than mere verbal instruction. The impact is reflected in the development of integrity, discipline, social empathy, courtesy, independence, trustworthiness, religiosity, and self-control among students. The effectiveness of the program is supported by consistent teacher exemplarity and a well-structured boarding school environment, although challenges arise from students’ diverse backgrounds and the tendency toward formal compliance without deep value internalization. Overall, the tarbiyah program represents a holistic, contextual, and practical model of character education.