Unlogic Project merupakan sebuah usaha kecil menengah yang bergerak dibidang konveksi dengan produk berupa baju. Hal ini diketahui bahwa beban kerja pada proses produksi di unlogic project masih belum optimal dan masih terdapat tidak berkeseimbangan beban kerja karyawan. Maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), gunanya untuk menyederhanakan pengukuran kerja dengan mengubah jam beban kerja ke jumlah orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja yang diterima oleh karyawan, mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja optimal berdasarkan perhitungan beban kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan waktu siklus, uji kecukupan data, uji keseragaman data, rating faktor, waktu normal, full time equivalent, kondisi awalan jumlah karyawan dan kondisi usulan jumlah karyawan, dan usulan pemerataan beban kerja. Selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan diagram keseimbangan untuk mencari hasil keseimbangan dari setiap karyawan pada proses produksi. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode full time equivalent diketahui bahwa ada ketidakseimbangan pada beban kerja dari 10 karyawan, dimana ada 1 karyawan memiliki beban kerja yang di atas normal dan 9 lainnya memiliki beban kerja yang di bawah normal. Untuk dilakukan beberapa perbaikan yaitu dengan menggabungkan beberapa pekerjaan. Hasilnya adalah didapatkan bahwa jumlah tenaga kerja optimal sebanyak 8 karyawan dan nilai keseimbangan meningkat 7% dari sebelumnya adalah 0,40 % menjadi 0,47%.