This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah KORPUS
Shafira Putri, Auliya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Citra Tokoh Bahar di Kalangan Masyarakat dalam Novel Janji Karya Tere Liye: Citra Tokoh Bahar di Kalangan Masyarakat dalam Novel Janji Karya Tere Liye Shafira Putri, Auliya
Jurnal Korpus Vol 7 No 3: Desember 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v7i3.26274

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui dan menemukan perilaku sosial tokoh- tokoh dalam novel Janji karya Tere Liye, untuk dapat mendeskripsikan citra tokoh Bahar di kalangan masyarakat di novel Janji dan relevansi potret kenyataan sosial tokoh Bahar di masyarakat dengan mengunakan pendekatan sosiologi karya sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menemukan perilaku sosial dalam masyarakat, melalui tokoh Bahar ditemukannya perilaku sosial seperti mabuk-mabukan, sesekali berjudi dan berkelahi namun disisi lain memiliki kebaikan terhadap orang lain. Dalam penelitian ini juga ditemukan citra tokoh seperti yang digambarkan melalui tokoh Bahar, bahwa seorang pemabuk, pejudi dan suka berkelahi memiliki citra yang baik dalam berbagai kalangan masyarakat. Seperti yang terdapat di masyarakat kota tua yang memandang sebagai orang yang peduli terhadap tetangganya, masyarakat penjara yang memandang sebagai seorang pembela yang lemah dan teraniaya, masyarakat pertigaan jalan yang memandang sebagai orang jujur dan tidak mencuri, masyarakat tambang rakyat yang memandang sebagai orang yang dermawan dan sabar ketika diuji, masyarakat jalanan kecil yang memandang sebagai orang yang menghormati tetangga, peduli, dermawan/senang bersedekah. Kemudian relevansi potret kenyataan sosial tokoh Bahar di masyarakat terdapat dalam potret nyata perbuatan sosial seseorang untuk masyarakat di masa Covid-19 sampai sekarang. Selain itu, perjalanan dari kehidupannya seolah menceritakan bagaimana proses seorang pendosa untuk bertobat yang diiringi pemenuhan tanggung jawab atas dasar lima pusaka dan sebagai bentuk cerminan kondisi kesenjangan sosial dan status sosial yang sering terjadi di masyarakat kecil pada masa sekarang.