Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kapasitas Saluran Drainase di Jalan Muktiharjo Raya Kota Semarang Muhammad Yafie Hisyam; Iskahar; Teguh Marhendi
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.29721

Abstract

Drainase merupakan suatu tindakan rekayasa yang dirancang untuk mengurangi kelebihan air, baik itu air hujan, air lindi, atau kelebihan air irigasi pada suatu properti atau kawasan sehingga properti atau kawasan tersebut dapat berfungsi secara optimal. Jalan Muktiharjo Raya yang terletak di Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kawasan ini diketahui sering mengalami genangan air hingga banjir lokal pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem drainase eksisting serta merencanakan alternatif penanganan genangan di Jalan Muktiharjo Raya dengan bantuan perangkat lunak EPA SWMM. Berdasarkan hasil yang diperoleh  jaringan drainase dikawasan tersebut tidak mampu menampung debit dengan tinggi banjir 40cm, dimana terdapat 2 titik banjir, dan untuk hasil pengendalian banjir di Jalan Mukriharjo Raya Kota Semarang dilakukan dengan 1 skenario yaitu mengubah dimensi ukuran saluran drainase (Geometri Tetap), yaitu pada Junction 1 menjadi lebar (b) = 2,6 m : tinggi (h) = 1,5 m, sedangkan Junction 2,3,4,5, dan 6 menjadi lebar (b) = 1,5 m : tinggi (h) = 1,5 m.
Achievement and Cost Efficiency Analysis of Implementing Green Construction on A Public Service Mall Construction in the City of Rifqi Nur Mahmudi; Iskahar; Arif Kurniawan Suksmono
Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa - Juli
Publisher : Engineering Faculty, UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green construction (GC) is a concept aiming at reducing the negative environmental impacts of construction activities during construction planning and implementation stages. The Public Service Mall Building Project in Tegal City is a building project that requires costs from planning to maintenance. The construction project certainly requires substantial costs. This research aims to evaluate the achievements and determine the cost efficiency of green construction. This research was conducted through a preliminary survey of the involved parties who understand the green construction concept to identify the most applied categories: the use of refrigerants without Ozone Depleting Potential (ODP), regional materials, environmental control over cigarette smoke, and pollution from construction activities. The type of research is qualitative, with data collection techniques carried out through interviews and direct observation. The data analysis for cost efficiency involves comparing green construction projects with non-green construction projects. The results of the benchmark measurements for using refrigerants without Ozone Depleting Potential (ODP), regional materials, and environmental control over cigarette smoke in the green construction projects achieved 100%, while the benchmark measurement results for green construction concerning pollution from construction activities achieved 50%. Based on the cost usage analysis of the upper structure construction of the Public Service Mall Building in Tegal City, the cost usage of the GC project is 9.25% more efficient than that of the conventional one.
OPTIMASI JUMLAH ARMADA ANGKUTAN UMUM DI WILAYAH MAJENANG DI TINJAU DARI KELAYAKAN EKONOMI Daffa Hanafi; Iskahar Iskahar; Ceremona Ayu Novita Sari; Sulfah Anjarwati
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v3i1.180

Abstract

Kinerja angkutan yang baik harus mampu menghasilkan pelayanan yang efektif, serta dapat memenuhi tuntutan penumpang dan kegiatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan data primer berupa survey dinamis dan data sekunder berupa wawancara. Hasil survey dinamis untuk mengetahui jumlah penumpang yang naik dan turun dilakukan penghitungan manual yang dilakukan disepanjang jalur trayek kendaraan angkutan umum trayek Karanggendot-Majenang, data yang diperoleh diolah menjadi nilai load factor untuk perhitungan kendaraan yang optimum. Hasil yang diperoleh dari perhitungan analisis mengenai optimasi jumlah armada angkutan umum di wilayah Majenang trayek Karanggendot-Majenang. Lalu untuk kelayakan ekonomi dihitung dengan metode benefit cost rasio (BCR)  dan net present value (NPV).  Mengetahui jumlah armada angkutan umum yang optimum sehingga semua pergerakan terfasilitasi tanpa mengabaikan kepentingan penumpang maupun pemilik angkutan umum serta mengetahui kelayakan ekonominya. Berkaitan dengan jumlah armada yang optimum sehingga efisien. Setelah data ditabulasikan dan dianalisis diperoleh bahwa bedasarkan survey dan evaluasi. Untuk load factor yang diperoleh penumpang mínimum Karanggendot-Majenang 0,28% dan Majenang-Karanggendot 0,35. Penumpang maximum Karanggendot-Majenang 1,07% dan Majenang-Karanggendot 1,28%. Penumpang rata-rata Karanggendot-Majenang 0,64% dan Majenang-Karanggendot 0,71%. Untuk armada yang optimum kondisi penumpang minimum, penumpang maksimum, penumpang rata-rata adalah 1 kendaraan/trip dan Kelayakan ekonomi yang dihitung dengan metode BCR dan NPV mendapatkan hasil layak atau untung pada penumpang minimum, maksimum dan rata rata.