p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Visionist
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Elektronik Sistem Kepatuhan Pajak (E-Sikep) Dan Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Zefri, Muhammad; Dunan, Hendri
VISIONIST Vol 13, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v13i2.4215

Abstract

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari, termasuk dalam sektor pemerintahan. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam sektor ini adalah penggunaan sistem informasi kepatuhan pajak, yaitu Teknologi E-SIKEP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Teknologi E-SIKEP dan kompetensi pegawai terhadap kinerja pegawai di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulang Bawang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Responden dalam penelitian ini adalah 37 pegawai Bapenda Kabupaten Tulang Bawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemanfaatan Teknologi E-SIKEP terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kompetensi pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, pemanfaatan Teknologi E-SIKEP dan kompetensi pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kontribusi pemanfaatan Teknologi E-SIKEP yang lebih dominan dibandingkan kompetensi pegawai. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas pelatihan terkait pemanfaatan Teknologi E-SIKEP, serta penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai untuk meningkatkan kinerja pegawai. Selain itu, pengembangan kompetensi pegawai melalui pelatihan berkelanjutan juga diperlukan untuk mendukung efektivitas sistem yang diterapkan.
Determinan Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Pengelolaan Keuangan dan Aset di Lingkungan Layanan Kesehatan Yulianti, Dina Lestari; Sari, Wenny Permata; Zefri, Muhammad
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan kejenuhan kerja terhadap motivasi kerja pengelola keuangan dan asset. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tuntutan pekerjaan yang diemban tenaga kesehatan yang merangkap sebagai pengelola keuangan, serta meningkatnya tingkat kejenuhan kerja yang berdampak pada penurunan motivasi kerja dan tingginya tingkat pergantian pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi yang berjumlah 56 responden, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Analisis data dilakukan melalui pengujian instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pengelola keuangan dan aset. Selain itu, kejenuhan kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berkontribusi terhadap perubahan motivasi kerja dalam model penelitian. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingginya beban kerja dan kejenuhan kerja cenderung memengaruhi tingkat motivasi kerja pegawai. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan beban kerja yang lebih efektif, peningkatan dukungan organisasi, serta upaya pengendalian kejenuhan kerja guna meningkatkan motivasi kerja. Adapun saran yang diajukan adalah perlunya penyesuaian pembagian tugas sesuai kompetensi, peningkatan pelatihan di bidang pengelolaan keuangan, pemberian kompensasi yang lebih adil, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung untuk mengurangi kejenuhan dan meningkatkan motivasi kerja pegawai.