AbstractThis research discusses a criminological review of drug abuse among teenagers based on the theory of symbolic interactionism in the city of Pontianak. According to the results of research on teenagers who abuse drugs starting from the age of 15 to 17 years or since they were in junior high school. The method used in this research is an empirical juridical method, where data is obtained through direct observation and interviews with teenagers who abuse drugs in the city of Pontianak. This symbolic interactionism theory highlights how social interactions influence the formation of meaning and behavior, including adolescents decisions to abuse drugs. The research results show that the main factors that encourage this behavior include interactions with family members who use drugs, relationships with peers who have similar habits, and easy access to drugs. The social environment plays an important role in shaping adolescents' perceptions of the risks and benefits of drug use, which ultimately influences their decisions.Keywords: Drugs, Teenagers, Symbolic Interactionism Theory AbstrakPenelitian ini membahas tentang tinjauan kriminologi terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja berdasarkan teori interaksionisme simbolik di kota Pontianak. Menurut hasil penelitian remaja yang menyalahgunakan narkoba dimulai dari umur 15 tahun hingga 17 tahun atau sejak mereka di bangku Sekolah Menengah Pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis empiris, di mana data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan remaja yang menyalahgunakan narkoba di kota Pontianak. Teori interaksionisme simbolik ini menyoroti bagaimana interaksi sosial memengaruhi pembentukan makna dan perilaku, termasuk keputusan remaja dalam menyalahgunakan narkoba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong perilaku tersebut meliputi interaksi dengan anggota keluarga yang menggunakan narkoba, hubungan dengan teman sebaya yang memiliki kebiasaan serupa, serta kemudahan akses terhadap narkoba. Lingkungan sosial memainkan peran penting dalam membentuk persepsi remaja terhadap risiko dan manfaat penggunaan narkoba, yang pada akhirnya memengaruhi keputusan mereka. Kata Kunci: Narkoba, Remaja, Teori Interaksionisme Simbolik