This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1011211022, MICHAEL FREDERICK
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENIPUAN ONLINE MELALUI LINK PHISHING DOWNLOAD APK (ANDROID PACKAGE KIT) NIM. A1011211022, MICHAEL FREDERICK
Jurnal Fatwa Hukum Vol 8, No 2 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  The development of technology and an increasingly modern era today brings various positive things to people's lives, but this has also led to the emergence of crimes in the field of technology or cybercrime with new, more modern modes, such as Online Fraud Through Phishing Link Download APK File (Android Package Kit). If this is not followed by the design and formulation of a legal provision, it can result in uncertainty in law enforcement and ambiguity in the application of an article to the criminal offense.Therefore, the author formulates the problems that become the main discussion in this study, namely: "How is the application of Article 378 criminal code and 28 paragraph (1) of the ITE Law in ensnaring the perpetrators of online fraud through APK (Android Package Kit) download phishing link?" This study aims to reveal and analyze the application of articles in the Criminal Code, especially Article 378 of the Criminal Code and Article 28 paragraph (1) of the ITE Law in ensnaring perpetrators of online fraud through phishing links to download APK (Android Package Kit) files. The research method used in this research is normative juridical legal research method with descriptive research nature. The types of approaches used in this research are statute approach and conceptual approach. The source of legal material used is secondary legal data, which consists of primary legal materials which include the Criminal Code and ITE Law, secondary legal materials which include books, journals, research results, papers and other relevant materials, and tertiary legal materials which include legal dictionaries, KBBI, and legal magazines. The method of data collection used is by literature study, then analyzed by qualitative analysis. The results of this study indicate that Article 28 paragraph (1) of the ITE Law should be more effectively applied to perpetrators of online fraud through phishing links to download APK (Android Package Kit) files, rather than Article 378 of the  Criminal  Code.  Keywords: Fraud and Online Scams, Phishing, Download APK (Android Package Kit) Files, Criminal Law, ITE Law.  Abstrak  Perkembangan teknologi dan era yang semakin modern saat ini membawa berbagai hal positif bagi kehidupan masyarakat, akan tetapi hal ini juga menyebabkan munculnya kejahatan di bidang teknologi atau siber dengan modus baru yang lebih modern, misalnya Tindak Pidana Penipuan Online melalui Link Phishing Download File APK (Android Package Kit). Hal ini jika tidak diikuti oleh dengan perancangan dan perumusan suatu ketentuan hukum dapat mengakibatkan timbulnya ketidakpastian dalam penegakan hukum dan keambiguan dalam penerapan suatu pasal terhadap tindak pidana tersebut.Oleh karena itu, Penulis merumuskan permasalahan yang menjadi bahasan pokok dalam penelitian ini, yaitu: "Bagaimana penerapan pasal 378 KUHP dan 28 ayat (1) UU ITE dalam menjerat pelaku tindak pidana penipuan online melalui link phishing download file APK (Android Package Kit)?" Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis penerapan pasal-pasal dalam KUHP khususnya pasal 378 KUHP dan Pasal 28 ayat (1) UU ITE dalam menjerat pelaku tindak pidana penipuan online melalui link phishing download APK (Android Package Kit). Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum yuridis normative dengan sifat penelitian deskriptif. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer yang mencakup KUHP dan UU ITE, bahan hukum sekunder yang mencakup buku-buku, jurnal, hasil penelitian, makalah dan bahan lainnya yang relevan, dan bahan hukum tersier yang mencakup kamus hukum, KBBI, dan majalah hukum. Cara pengumpulan data yang digunakan adalah dengan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 28 ayat (1) UU ITE seharusnya lebih efektif diterapkan terhadap pelaku tindak pidana penipuan online melalui link phishing download file APK tersebut, daripada Pasal 378 KUHP. ]  Kata Kunci: Penipuan dan Penipuan Online, Phishing, Download File APK (Android Package Kit), KUHP, UU ITE.