ABSTRAKPengangkatan anak adalah proses yang menciptakan hubungan antara orang tua dan anak, baik untuk memperoleh ahli waris maupun sebagai pilihan bagi pasangan yang tidak memiliki keturunan. Anak yang diangkat akan diakui secara hukum sebagai anak kandung, dengan semua hak dan kewajiban yang menyertainya. Seiring dengan perkembangan zaman dan modernisasi di negara-negara Barat, tidak hanya pasangan suami istri yang tertarik mengadopsi, tetapi juga orang tua tunggal (janda atau duda) dan mereka yang belum menikah, asalkan dapat memenuhi syarat yang menjamin kesejahteraan anak dari segi jasmani, rohani, dan sosial. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Undang-Undang Perlindungan Anak memberikan perlindungan yang memadai bagi anak angkat yang diasuh oleh orang tua tunggal (janda atau duda). Penelitian ini juga mengeksplorasi akibat hukum bagi orang tua tunggal yang berpotensi menelantarkan anak angkat, menekankan pentingnya pengawasan dan pemenuhan hak-hak anak. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif yaitu menganalisis aspek hukum yang berlaku melalui penelitian deskriptif untuk menilai sejauh mana regulasi mengakomodasi pengangkatan anak oleh orang tua tunggal, serta mengidentifikasi persyaratan, prosedur, dan perlindungan hukum yang diberikan kepada anak angkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk memberikan perlindungan hukum bagi anak angkat, perlu adanya pengawasan dari pihak terkait selama proses pengangkatan, mulai dari tahap administratif hingga pasca adopsi oleh lembaga sosial. Hal ini bertujuan untuk mencegah tindakan yang merugikan, terutama bagi anak angkat. Tujuan utama pengangkatan anak adalah memastikan kesejahteraan mereka dalam pendidikan, pengasuhan, pemeliharaan dan kehidupan yang nyaman di masa depan. Jika orang tua angkat terbukti menelantarkan anak, mereka dapat menghadapi akibat hukum berupa pencabutan hak asuh anak. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Pengangkatan Anak, Orang Tua Tunggal ABSTRACK Adoption is a process that creates a relationship between parents and children, both to obtain an heir and as an option for couples who do not have children. The adopted child will be legally recognized as a biological child, with all the rights and obligations that come with it. Along with the development of the times and modernization in Western countries, not only married couples are interested in adopting, but also single parents (widows or widowers) and those who are unmarried, as long as they can meet the conditions that guarantee the welfare of the child physically, spiritually, and socially. The focus of this study is to understand how the Child Protection Law provides adequate protection for adopted children who are cared for by a single parent (widow or widower). The study also explores the legal consequences for single parents who have the potential to abandon their adopted children, emphasizing the importance of supervision and fulfillment of children's rights. The method used is normative juridical research, which analyzes the applicable legal aspects through descriptive research to assess the extent to which regulations accommodate the adoption of children by single parents, as well as identify the requirements, procedures, and legal protections provided to adopted children. The results of this study show that to provide legal protection for adopted children, it is necessary to have supervision from related parties during the adoption process, starting from the administrative stage to post-adoption by social institutions. This aims to prevent adverse actions, especially for adopted children. The main goal of child adoption is to ensure their well-being in education, nurturing, maintenance and a comfortable life in the future. If the adoptive parents are proven to have abandoned the child, they can face legal consequences in the form of revocation of child custody.Keywords: Legal Protection, Child Adoption, Single Parents