Indawanti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Pada Ny. Wumur 27 Tahun di Puskesmas Karang Joang Indawanti; Eti Salafas
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and infant mortality rates in Indonesia remain a significant challenge in healthcare, particularly in areas with limited access to medical services. One effective strategy to reduce these rates is the implementation of Continuity of Care (CoC), which includes monitoring throughout pregnancy, delivery, the postpartum period, and Family Planning (FP) services after childbirth. This approach ensures that both mother and baby receive comprehensive and continuous care, ultimately reducing the risk of mortality and complications. This study aims to implement and evaluate the effectiveness of Continuity of Care for Mrs. W, a 27-year-old G2P1A0, at Karang Joang Public Health Center, Balikpapan. The study employed a descriptive method with a case study approach. Care was provided starting from the third trimester of pregnancy, followed by a Cesarean Section delivery, postpartum care, and newborn care. Data were collected through interviews, observations, physical examinations, and documentation review. The results indicate that the application of Continuity of Care facilitated early detection of complications, such as issues during pregnancy and post-operative concerns. Care during the postpartum period and newborn care showed optimal outcomes with no serious complications, including the successful initiation of exclusive breastfeeding. These findings underscore the importance of Continuity of Care in improving the efficiency and quality of midwifery services, as well as in reducing the risk of complications that could endanger both the mother and the baby.   Abstrak Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam pelayanan kesehatan, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan medis. Salah satu strategi yang efektif untuk menurunkan angka tersebut adalah penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care), yang mencakup pemantauan dari kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga pelayanan Keluarga Berencana (KB) pasca persalinan. Pendekatan ini memastikan ibu dan bayi mendapatkan layanan yang komprehensif dan berkesinambungan, yang pada akhirnya berpotensi mengurangi angka kematian dan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi efektivitas asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. W, usia 27 tahun, G2P1A0, di Puskesmas Karang Joang, Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Asuhan diberikan mulai dari trimester III kehamilan, dilanjutkan dengan persalinan melalui Sectio Caesarea, masa nifas, dan perawatan bayi baru lahir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Continuity of Care membantu mendeteksi komplikasi sejak dini, seperti keluhan pada masa kehamilan dan pasca operasi. Asuhan pada masa nifas dan bayi baru lahir menunjukkan hasil yang optimal tanpa komplikasi serius, dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan Continuity of Care dalam meningkatkan efisiensi, kualitas pelayanan kebidanan, dan mengurangi risiko komplikasi yang membahayakan ibu dan bayi.