Pandemi Covid-19 sangat merugikan masyarakat, khususnya UMKM, sesuai dengan permasalahan penelitian ini. Sebagai ilustrasi, perhatikan bagaimana pandemi memengaruhi pendapatan masyarakat dengan memengaruhi omset, daya beli konsumen, tenaga kerja, dan basis pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandemi Covid-19 mempengaruhi tingkat pendapatan UMKM di Desa Tembung dan bagaimana UMKM menyikapi wabah tersebut. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. 13 pelaku UMKM di Desa Tembung diwawancarai secara tatap muka untuk mengumpulkan data primer; data sekunder dikumpulkan dari dokumen yang relevan. Penelitian dilakukan di Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tugas analisis data meliputi reduksi data, display data, dan inferensi/verifikasi. Temuan kajian tersebut adalah sebagai berikut: 1. Wabah Covid-19 berdampak pada pendapatan UMKM secara keseluruhan, hingga 53,76% UMKM mengalami kerugian pendapatan dibandingkan sebelum pandemi. UMKM mengalami peningkatan pendapatan. Banyak UMKM yang mengalami penurunan pendapatan akibat penurunan penjualan dan penurunan daya beli masyarakat yang berdampak pada penurunan konsumsi. 2. Terdapat beberapa inisiatif untuk meningkatkan pendapatan di masa pandemi, antara lain: a) Mempelajari teknologi dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan b) Memperkuat sumber daya manusia lebih jauh. c) Menetapkan dan mematuhi standar kualitas produ. Kata Kunci: Covid-19, Ekonomi, Tingkat Pendapatan, UMKM