Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI LITERATUR TERHADAP FAKTOR RISIKO PROYEK KONSTRUKSI DALAM INDUSTRI MIGAS UNTUK MENCAPAI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN H. ZAINUDDIN
Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2018): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.896 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v3i1.137

Abstract

Dengan adanya sektor migas di Indonesia yang salah satunya berada di kabupaten Bojonegoro Jawa Timur (Blok Cepu), hal tersebut sangat berarti dan bermanfaat untuk bangsa dan negara, karena sektor tersebut merupakan sektor strategis, selain merupakan sebagai pemasok keuangan negara, sektor migas juga berfungsi sebagai penyangga ketahanan energi nasional [1]. Setiap kegiatan dalam indutri migas terdapat risiko yang dapat menghambat proyek juga terdapat menjadi risiko sangat besar terhadap lingkungan [3] sosial dan ekonomi [4], dan memiliki potensi yang berbahaya untuk kehidupan, properti dan lingkungan, bahaya tersebut bisa terjadi jika kegiatan tidak dikontrol dan diatur dengan tepat [5]. Oleh karenanya studi ini bertujuan untuk membahas faktor risiko dan teknik penilaiannya melalui studi banding dengan berbagai proyek konstruksi yang berhubungan dengan migas dan keberlanjutan.Sekitar 60 jurnal yang relevan diterbitkan selama 20 tahun terakhir telah ditinjau. Kajian tersebut menghasilkan bahwa perlunya dikembangkan suatu model analisa risiko yang dapat digunakan dengan mudah dan efektif pada proyek konstruksi dalam industri migas untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Mutu Pendidik H. Zainuddin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.1.355-365

Abstract

Sekolah merupakan lembaga yang menjadi tempat proses pembelajaran atau tempat untuk menerima dan memberi pelajaran. Peran kepala sekolah sangat berpotensi terhadap Kualitas pendidik. Peran kepala sekolah bukan hanya sebagai pemimpin dalam suatu lembaga pendidikan. Peranan kepala sekolah sangat penting dalam menggerakkan kehidupan sekolah mencapai tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan Kepemimpinan kepala Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis Miftahul Hasan Al-Utsmani Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso; 2) Mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam pengembangan mutu pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis Miftahul Hasan Al-Utsmani Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso; 3) Mendeskripsikan kendala dalam pengembangan mutu pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis Miftahul Hasan Al-Utsmani Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Field Research, dengan prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan, menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah Kepemimpinan di Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis Miftahul Hasan Al-Utsmani mengutamakan peran utama kepala sekolah, diantaranya kepala sekolah sebagai educator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader dan Innovator. Untuk Strategi kepala sekolah dalam pengembangan mutu pendidik melalui : Optimalisasi sumber daya pendidik yang sudah tersedia, Memberikan kewajiban kepada setiap pendidik untuk memiliki catatan pribadi tentang perkembangan belajar dari masing-masing peserta didik, Aktif mengikut sertakan pendidik didalam pelatihan, seminar dan workshop serta dalam pertemuan guru antar pelajaran yang dilakukan beberapa pekan sekali. Sedangkan kendala dalam pengembangan Mutu Pendidik adalah motivasi guru yang rendah, terbatasnya media pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan, tidak semua guru menguasai tekhnologi informasi dengan cakap, serta kurang keikutsertaan dalam pelatihan serta pengembangan kompetensi pendidik Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah; Pengembangan Mutu Pendidik; Kendala Pengembangan Pendidik.