Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Getaran Mesin Bubut 1214 terhadap Variasi Kecepatan Putaran Spindel: Lathe Machine 1214 Vibration Analysis of Spindle Rotation Speed Variations Zaira, Jupri; Irfan Toni Maulana; Jun Lewis Tobing; Khoiri Assidiq; Rahmat Sya’bani; Sion Adrian Pasaribu; Rio Hardyanto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v13i1.90268

Abstract

Industri modern memerlukan berbagai peralatan untuk menunjang kegiatan operasional, salah satunya adalah mesin bubut yang mempunyai peranan penting dalam industri manufaktur, terutama dalam proses pemesinan logam dan pembuatan komponen presisi. Namun, meskipun dirancang untuk beroperasi dengan stabil, mesin bubut menghasilkan getaran yang dapat mempengaruhi kualitas pemotongan, mempercepat keausan komponen, serta memperpendek umur mesin. Getaran ini dipengaruhi oleh pergerakan putaran spindel dan proses pemakanan benda kerja. Oleh karena itu, pengelolaan getaran sangat diperlukan agar proses pemesinan dapat berlangsung dengan efisien dan akurat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi dan menganalisis getaran pada mesin bubut adalah dengan menggunakan alat ukur getara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak getaran benda kerja. Variasi putaran yang diuji adalah 200 rpm, 160 rpm, dan 125 rpm, sementara diameter benda kerja yang digunakan adalah 1,25 inci, 1,5 inci, dan 2 inci. Alat yang digunakan untuk mengukur getaran adalah Vibration Meter tipe VM-6380. Data yang diambil pada tiga arah (vertikal, horizontal, dan aksial).Pengukuran getaran menunjukkan bahwa amplitudo tertinggi pada arah aksial terjadi dengan nilai 0,1065 mm pada material berdiameter 1,25” dengan kecepatan putaran spindel 200 rpm. Pada arah vertikal, amplitudo tertinggi tercatat sebesar 0,0503 mm, sedangkan pada arah horizontal sebesar 0,0375 mm, keduanya juga terjadi pada material berdiameter 1,25” dengan kecepatan putaran spindel yang sama, yaitu 200 rpm. Dari berbagai variasi diameter benda kerja yang digunakan, amplitudo terbesar terjadi pada pengukuran aksial dengan nilai 0,1065 mm, menggunakan benda kerja berdiameter 1,25” dan kecepatan putaran spindel 200 rpm.
Analisa Geometri dan Getaran pada Mesin Pengasah Pahat dengan Parameter Posisi Sudut Mata Pahat Berbahan HSS Jupri Yanda Zaira Jupri; Rio Hardyanto
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i2.4217

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik getaran serta pengaruh geometri pada mesin pengasah mata pahat High Speed Steel (HSS) dengan posisi sudut mata pahat rata kanan. Pengujian getaran dilakukan pada satu titik di area spindle dengan arah pengukuran aksial, vertikal, dan horizontal menggunakan vibration tester dalam domain waktu, baik pada kondisi tanpa beban maupun saat proses pengasahan tiga sisi yaitu sisi depan, samping, dan atas pahat yang diasah. Pengukuran geometri mesin dilakukan menggunakan spirit level untuk mengetahui penyimpangan posisi dan sudut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa getaran terbesar terjadi pada proses pengasahan sisi depan arah vertikal dengan amplitudo 0,0099 mm, sedangkan getaran terkecil terjadi pada pengasahan sisi samping arah horizontal sebesar 0,00055 mm. Hasil perhitungan geometri menunjukkan adanya penyimpangan kedataran mesin pada arah aksial sebesar 0,112 mm serta penyimpangan sudut sebesar 0,0080210, yang menyebabkan ketidaksejajaran antara pahat dan batu gerinda. Penyimpangan ini memicu distribusi gaya pengasahan yang tidak merata dan meningkatkan amplitudo getaran, terutama pada arah aksial.