Simanjuntak, Markus Adelbert
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memikat Generasi Z Dengan Khotbah Ekspositori Simanjuntak, Markus Adelbert
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 7, No 1 (2025): Teologi dan Pendidikan Kristen - Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v7i1.337

Abstract

Artikel ini membahas efektivitas khotbah ekspositori dalam menjangkau Generasi Z di Indonesia di tengah tantangan era digital. Dengan karakteristik khas seperti berpikir kritis, preferensi terhadap relevansi, dan ketergantungan tinggi pada platform digital, Generasi Z memerlukan pendekatan unik dalam pembinaan spiritual. Khotbah ekspositori, yang berakar pada otoritas dan autentisitas Alkitab, menawarkan metode kuat untuk menjawab kebutuhan rohani mereka dengan menghubungkan kebenaran Alkitab dengan isu kehidupan nyata. Melalui pemanfaatan platform digital seperti media sosial dan forum daring, pendekatan ini menciptakan peluang untuk keterlibatan interaktif yang transformatif. Studi ini mengidentifikasi enam elemen utama khotbah ekspositori yang efektif bagi Generasi Z, termasuk relevansi, kreativitas, dan kedalaman doktrinal. Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis literatur, artikel ini memberikan rekomendasi praktis bagi gereja untuk mengimplementasikan strategi yang menginspirasi transformasi spiritual dan keterlibatan mendalam dengan Kitab Suci. Hasil ini menyoroti potensi khotbah ekspositori, baik secara langsung maupun on-line, untuk membentuk Generasi Z yang rohani dan berkontribusi aktif dalam gereja dan masyarakat.
Teofani sebagai Respon terhadap Krisis Korupsi di Indonesia: Analisis Sosio-Retoris Mazmur 18:8-16 Simanjuntak, Markus Adelbert
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/tjt.v5i1.924

Abstract

This study explores the concept of theophany in Psalm 18:8-16 as a theological framework for critiquing and responding to the systemic corruption crisis in Indonesia. Employing a socio-rhetorical approach that integrates inner texture analysis, ideological criticism, and empirical data on corruption from 2014-2025, this research explores how theophany narratives can inspire moral resistance against corrupt practices. Findings suggest that theophany, as a manifestation of divine power, offers a robust theological basis for systemic reform, prophetic critique of elites, and affirmation of justice that transcends human law. This research introduces the concept of "prophetic theophany" as a contextual reinterpretation of ancient texts, opening possibilities for systemic renewal through strengthened public participation and an ethical framework based on transcendent values. This innovative socio-rhetorical triangulation model provides a new paradigm for examining religious texts and their relevance to contemporary socio-political contexts, especially in responding to complex corruption challenges.