Astrid Novita Putri
Program Studi Teknik Informattika, Fakultas Teknologi Informasi Dan Komunikasi Universitas Semarang Jl. Soekarno Hatta Tlogosari Semarang 50196

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE UNTUK PERAMALAN HARGA CABAI RAWIT HIJAU Astrid Novita Putri; Anindya Khrisna Wardhani
Indonesian Journal of Technology, Informatics and Science (IJTIS) Vol 2, No 1 (2020): IJTIS Volume 2 No 1 (Desember 2020)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/ijtis.v2i1.5653

Abstract

Harga cabai yang kurang menentu dan bahkan cenderung terus mengalami kenaikan pada beberapa waktu tertentu akan berakibat buruk. Oleh karena itu informasi naik turunnya harga cabai pada waktu-waktu sebelumnya, dapat menjadi variable baru yang dipertimbangkan dalam peramalan harga cabai. Melihat permasalahan tersebut di harapkan metode single moving average dapat digunakan dengan baik untuk memprediksi fluktuasi tren harga cabai, sebagai langkah antisipasi permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode single moving average dengan menggunakan ordo yang berbeda. Pada metode Single Moving Average berordo 10 didapatkan nilai et 199.600, MSE 7.677 dan RMSE 14.12799. Sedangkan metode Single Moving Average berordo 5 didapatkan nilai et 118.200, MSE 3.813 dan RMSE 10.87198. Dari tersebut, diantara dua metode yang digunakan dalam peramalan harga cabai di Kota Semarang dengan mengunakan metode Single Moving Average berordo 5 dan Single Moving Average berordo 10, terbukti bahwa metode Single Moving Average berordo 5 lebih baik dibandingkan dengan metode Single Moving Average berordo 10.Kata kunci: single moving average, time series, MSE, RMSE
Perbandingan Algoritma K-Means dan K-Medoids Untuk Clustering Harga Beras di Provinsi Jawa Tengah Galet Guntoro Setiaji; Astrid Novita Putri; Dinar Anggit Wicaksana
Jurnal Transformatika Vol. 22 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v22i1.10092

Abstract

Beras merupakan komoditas pangan utama bagi masyarakat di Indonesia khususnya di Jawa Tengah. Sebagai kebutuhan pokok, ketersediaan dan harga beras sangat mempengaruhi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemantauan dan analisis harga beras menjadi hal yang sangat penting. Salah satu hal dalam memahami harga beras adalah dengan melakukan clustering atau pengelompokan harga berdasarkan harga eceran beras medium. Clustering dapat memberikan gambaran lebih jelas variasi harga di jawa tengah metode yang digunakan yaitu K-Means dan K-Medoid dengan membandingkan metode  tersebut diharapkan mendapatkan informasi detail dan pola harga beras di berbagai daerah. Hasil yang didapatkan bahwa validitas DBI K-Means dengan K=3 dan K=5 lebih unggul dari pada menggunakan K-Medoids.
Peningkatan Pengelolaan Sampah Melalui Aplikasi Bank Sampah di Desa Truko Kendal Mohammad Burhan Hanif; Galet Guntoro Setiaji; Astrid Novita Putri
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.7354

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan proses dan cara  pengelolaan Bank Sampah Desa Truko Kendal. Bank sampah sejatinya bisa menjadi salah satu wujud pengelolaan sampah di lingkup masyarakat umum di mana limbah sampah rumah tangga akan dikelompokkan menjadi satu untuk dipilah, dan dijual kembali kepada pihak ketiga yaitu pengepul. Melalui bank sampah, limbah sampah rumah tangga dapat dikelola menjadi suatu hal yang bernilai ekonomis. Pengelolaan dengan cara bank sampah sendiri mengadopsi sistem perbankan pada dasarnya, namun bentuknya lebih kecil dan sederhana. Dimana Nasabah bank sampah adalah bagaian dari warga sekitar, yang akan menyerahkan sampah untuk dicatat sebagai saldo sesuai nilai ekonomisnya. Dalam prakteknya, pengelolaan bank sampah di Desa Truko Kendal mempunyai berbagai kendala. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menyelesaikan kendala itu serta meningkatkan pengelolaan bank sampah melalui kegiatan yang bernilai ekonomis bagi warga. Peningkatan proses pengelolaan bank sampah dikerjakan dengan menerapkan Sistem Digital Manajemen melalui komputer. Selain itu, juga diadakan berbagai pendampingan juga pelatihan produk kreatif dari limbah hasil sampah plastik. Hal ini untuk meningkatkan kinerja pengelolaan bank sampah dan kegiatan operasional bank sampah di Desa Truko Kendal untuk program pengabdian berikutnya.
PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KENDALI PERANGKAT DENGAN BLYNK DAN MOBILE BAGI GURU SMK WALISONGO Astrid Novita Putri; April Firman Daru; Whisnumurti Adhiwibowo
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i1.5858

Abstract

Rumah pintar merupakan inovasi Internet of   Thing (IOT), Dimana semua benda atau perabotan rumah sehari-hari yang akrab dengan masyarakat dioptimalkan karena integrasi teknologi dalam bentuk chip serba bisanya,Dalam hal smart home,internet of thing akan hadir dalam rupa barang-barang yang bisa di temui di rumah orang kebanyakan. Aplikasi dari system smart home berbasis (IoT) Internet Of Thing ini menggunakan Node MCU dan menggunakan IOT dan aplikasi android Blynk sebagai monitoring.Selain itu perlunya layanan awan (Cloud) juga membantu pihak industri dalam melakukan pemantauan perangkat-perangkat yang terpasang di mesin-mesin mereka. Dengan layanan awan yang tersambung langsung dengan perangkat Internet of Things ini, industri tidak perlu lagi melakukan agregasi data monitoring sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Namun untuk dapat melakukan pemasangan perangkat Internet of Things sekaligus menghubungkan dengan layanan awan, diperlukan sebuah keahlian khusus di bidangnya. Oleh karena itu untuk dapat meningkatkan jumlah lulusan serta dapat memenuhi kebutuhan industri akan tenaga ahli di bidang Internet of Things ini, SMK Walisongo membutuhkan pelatihan yang mengajarkan bagaimana melakukan instalasi perangkat serta menghubungkannya Node MCU dan BLYNK ke layanan awan. Sehingga dapat meningkat mutu kualitas kurikulum serta minat para siswa di bidang ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pelatihan peningkatan pemahaman para guru dalam hal instalasi perangkat Internet of Things dan konektivitas untuk Sistem Smart Home menggunakan Node MCU dan BLYNK yang terhubung dengan layanan awan yang dapat diimplementasikan di dunia industry    Kata Kunci: Blynk, Mobile, Internet of things, Smart Home, Node MCU
Peningkatan Kompetensi Kolaborasi Lintas Jurusan Melalui Mini Project Game Development Bertema Nusantara di SMK Dinar Anggit Wicaksana; Siti Asmiatun; Astrid Novita Putri; Febrian Wahyu Christanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13867

Abstract

Industri pengembangan gim (game development) menuntut kemampuan kolaborasi multidisiplin yang tinggi, namun realitas pembelajaran di SMK Negeri 11 Semarang masih terkendala oleh pola kerja yang terkotak-kotak (silo mentality) antar-jurusan. Siswa jurusan Pengembangan Gim (GIM) dan Animasi cenderung bekerja secara parsial, menyebabkan rendahnya pemahaman terhadap alur kerja (pipeline) produksi industri yang sesungguhnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan tersebut melalui "Pelatihan Kolaborasi Kreatif Lintas Jurusan dengan Metode Mini Project". Pendekatan yang digunakan adalah Project Based Learning (PjBL) dengan format kompetisi kilat (Game Jam) bertema "Nusantara". Kegiatan dilaksanakan pada 17 Desember 2025 dengan melibatkan 13 peserta yang dibagi menjadi 5 tim campuran. Evaluasi keberhasilan diukur melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterbiasaan kolaborasi tim dari skor rata-rata 3,7 (Cukup) menjadi 4,6 (Sangat Baik), serta peningkatan pemahaman pipeline industri dari 3,9 menjadi 4,7. Selain itu, terbentuk motivasi yang tinggi pada siswa untuk bekerja dalam tim (skor 4,8). Disimpulkan bahwa simulasi proyek gabungan ini efektif dalam menghapus sekat ego jurusan dan meningkatkan kompetensi kolaboratif siswa sesuai standar industri.
Peningkatan Kapasitas Digital Penjahit UMKM Melalui Aplikasi Pemesanan Mobile SIJAH di Kota Semarang Aria Hendrawan; Atmoko Nugroho; Astrid Novita Putri; Saifur Rohman Cholil
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i2.15794

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUB) Penjahit Busana Mandiri di Kota Semarang menghadapi kendala digitalisasi usaha, yaitu manajemen pemesanan yang terfragmentasi melalui aplikasi pesan instan tanpa sistem terpusat serta pencatatan pesanan dan ukuran pelanggan yang masih manual sehingga rentan kesalahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital penjahit melalui penerapan aplikasi pemesanan mobile terpadu bernama SIJAH (Sistem Informasi Jahit). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning melalui pelatihan berbasis tugas dan pendampingan langsung yang diikuti oleh 14 orang peserta penjahit. Evaluasi kompetensi digital dilakukan menggunakan instrumen tes 18 butir, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan diukur menggunakan pendekatan System Usability Scale (SUS). Hasil menunjukkan capaian kompetensi digital peserta pada tingkat tinggi dengan skor rata-rata 14,0 dari 18 (77,8%); sebanyak 10 dari 14 peserta (71,4%) mencapai kategori baik hingga sangat baik. Aplikasi SIJAH berhasil diterapkan sebagai kanal tunggal untuk katalog, pemesanan, input ukuran, dan pelacakan status pesanan. Kegiatan ini memberikan dampak berupa peningkatan kapasitas pengelolaan pesanan berbasis digital dan menyediakan fondasi bagi keberlanjutan transformasi digital UMKM penjahit mitra.