Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN INFORMASI KESEHATAN DAN HIDUP SEHAT DENGAN PENDEKATAN UCD SUATU KAJIAN PENDAHULUAN PADA PENGEMBANGAN WEBSITE SMART LIVING DESA JAMALI Ernianti Hasibuan; Winda Lestari; Febriyanti Zulyani; Cindy Maharani
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 7 No 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9938

Abstract

Desa Jamali, seperti banyak desa di Indonesia, menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk tingginya angka pernikahan dini, stunting, dan rendahnya kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembangunan desa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Program Smart Village Desa Jamali yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Universitas Gunadarma dan beberapa perguruan tinggi lainnya, berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan teknologi digital. Salah satu pilar utama dalam program ini adalah Smart Living, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan melalui pemanfaatan informasi yang mudah diakses dan dipahami. Melalui pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Agustus-Desember 2024, dilakukan pengembangan website yang dapat menjadi sarana edukasi terkait isu kesehatan seperti pernikahan dini, stunting, dan pola hidup sehat. Website ini akan dilengkapi dengan berbagai konten edukatif dalam bentuk modul dan buku saku yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik warga, terutama remaja, wanita muda, dan ibu dengan balita. Melalui pendekatan desain berpusat pada pengguna (user-centered design) dan pengumpulan data melalui wawancara, survey, serta diskusi kelompok terfokus (FGD), tim pengabdian berusaha untuk merancang sistem informasi yang relevan dan menarik bagi warga desa. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa meskipun Desa Jamali sudah memiliki website, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman dan aksesibilitas informasi kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan website dengan konten yang lebih menarik, visual, dan mudah dipahami sangat diperlukan. Diharapkan, website yang dilengkapi dengan informasi dalam beberapa media visual seperti artikel dengan infografik, buku saku, maupun informasi praktis dengan Bahasa yang sesuai pengguna ini dapat menjadi media komunikasi yang efektif dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan, khususnya bagi generasi muda, khususnya para Perempuan dan ibu muda sebagai pengguna spesifik di Desa Jamali. Program ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat dan pembangunan desa secara keseluruhan.
Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dan Pola Asupan Makan Balita terhadap Status Gizi Balita di Kelurahan Kelapa Dua Wetan-Jakarta Timur Febriyanti Zulyani; Diana Dwi Hartati; Bhakti Gunawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i1.7245

Abstract

Mother's knowledge of nutrition is one of the indirect factors that contribute to nutritional problems in toddlers. Toddler food intake is one of the direct factors that cause nutritional issues. Toddler food intake should be accompanied by balanced nutrition. The aim of this study is to examine mothers’ knowledge about balanced nutrition, toddler food intake, and toddler nutritional status at the Posyandu in Kelapa Dua Wetan Subdistrict, East Jakarta, as well as to analyze the relationship between toddler food intake and their nutritional status at the same location. The research method used was a descriptive observational study with a cross-sectional approach, involving a total sample of 114 mother–toddler respondents. The data processing techniques in this study included four stages: editing, coding, transferring, and tabulating. Meanwhile, the data analysis consisted of descriptive analysis to describe mothers’ knowledge of balanced nutrition and toddler food intake. Further analysis used bivariate analysis to determine the relationship between variables by applying the Chi-Square test. The results showed that 15.8% of toddlers had an overnutrition status, 60.5% had good nutritional status, and 23.7% were undernourished. After analyzing the data using the Chi-Square test, the p-value was found to be 0.0001 < 0.05, indicating a significant relationship between mothers’ knowledge of balanced nutrition and toddler food intake with toddler nutritional status at the Posyandu in Kelapa Dua Wetan Subdistrict, East Jakarta.
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN INFORMASI KESEHATAN DAN HIDUP SEHAT DENGAN PENDEKATAN UCD SUATU KAJIAN PENDAHULUAN PADA PENGEMBANGAN WEBSITE SMART LIVING DESA JAMALI Ernianti Hasibuan; Winda Lestari; Febriyanti Zulyani; Cindy Maharani
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9938

Abstract

Desa Jamali, seperti banyak desa di Indonesia, menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk tingginya angka pernikahan dini, stunting, dan rendahnya kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembangunan desa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Program Smart Village Desa Jamali yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Universitas Gunadarma dan beberapa perguruan tinggi lainnya, berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan teknologi digital. Salah satu pilar utama dalam program ini adalah Smart Living, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan melalui pemanfaatan informasi yang mudah diakses dan dipahami. Melalui pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Agustus-Desember 2024, dilakukan pengembangan website yang dapat menjadi sarana edukasi terkait isu kesehatan seperti pernikahan dini, stunting, dan pola hidup sehat. Website ini akan dilengkapi dengan berbagai konten edukatif dalam bentuk modul dan buku saku yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik warga, terutama remaja, wanita muda, dan ibu dengan balita. Melalui pendekatan desain berpusat pada pengguna (user-centered design) dan pengumpulan data melalui wawancara, survey, serta diskusi kelompok terfokus (FGD), tim pengabdian berusaha untuk merancang sistem informasi yang relevan dan menarik bagi warga desa. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa meskipun Desa Jamali sudah memiliki website, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman dan aksesibilitas informasi kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan website dengan konten yang lebih menarik, visual, dan mudah dipahami sangat diperlukan. Diharapkan, website yang dilengkapi dengan informasi dalam beberapa media visual seperti artikel dengan infografik, buku saku, maupun informasi praktis dengan Bahasa yang sesuai pengguna ini dapat menjadi media komunikasi yang efektif dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan, khususnya bagi generasi muda, khususnya para Perempuan dan ibu muda sebagai pengguna spesifik di Desa Jamali. Program ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat dan pembangunan desa secara keseluruhan.
Gambaran Masa Pemulihan Sistem Kardiovaskular Berdasarkan Indeks Masa Tubuh pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran XYZ Febriyanti Zulyani; Fadya Millenia; Srimukti Suhartini; Sri Rahayu Ningsih
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v4i1.5226

Abstract

Physical activity includes all body movements performed in working, playing, or traveling, while physical inactivity is characterized by minimal movement and low energy expenditure. Body Mass Index (BMI) and recovery heart rate are important indicators in assessing fitness status and health risks. This study aims to determine the difference in cardiovascular system recovery time after physical activity based on BMI category in students of the Faculty of Medicine, Gunadarma University. Students in this study are classified as late adolescents to early adults with typical lifestyles, such as lack of sleep, irregular eating patterns, academic stress, and low physical activity, which can impact the cardiovascular system. This study applied a cross-sectional design with purposive sampling technique among students who met the inclusion criteria. The research procedure was carried out in two stages, namely measuring blood pressure, pulse rate, O₂ saturation, and BMI before and after a six-minute walking test, then continued with measuring the pulse recovery time after a ±20-minute rest. Data were analyzed using paired T-test and One Way ANOVA according to data distribution. The majority of respondents were women (92.5%) from the class of 2019 (77.4%), with an average age of 20.79 years. The results showed a significant increase in systolic blood pressure and pulse rate after the physical test (p=0.001), while diastolic blood pressure showed no significant change (p=0.622). No significant difference was found in recovery time based on BMI categories (p=0.516). Therefore, it can be concluded that physical activity significantly influences several physiological parameters, particularly systolic blood pressure and pulse rate. However, BMI status was not shown to affect the speed of cardiovascular recovery after physical activity.