Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Solar Cell Efficiency PV/T Using NEPCM by FEM Method Adriana, Syarifah; Jelita, Marhama
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 14, No 1: March 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v14n1.1306.2025

Abstract

Energy generated from photovoltaic (PV) systems is often wasted, with about 80% converted to heat and only 20% converted to electricity. This indicates the need for further research to improve the energy conversion efficiency in PV systems. This study aims to analyze the cell efficiency and power generation in a photovoltaic-thermal (PVT) system with variations in nano-encapsulated phase change material (NEPCM) concentration and reservoir thickness. The developed PVT configuration includes a photovoltaic cell layer, a thermal paste layer, a reservoir wall, and a channel filled with nanofluid containing NEPCM surrounded by a protective shell.  The research method involves simulation using the Finite Element Method to measure system performance regarding energy conversion efficiency, with encapsulated PCM concentration variations at 2%, 10%, and 20%. Additionally, the laminar flow velocity used is 0.5 m/s under steady-state conditions, and the thickness of the PCM material used is 1 mm and 15 mm. The results show that increasing the NEPCM concentration by 5% can improve the electrical and thermal performance of the system by more than 50%. In addition, variations in reservoir thickness also contribute to the overall efficiency. This study concludes that the proposed PVT configuration can improve energy efficiency and optimize thermal management in the system, making it an effective solution for developing renewable energy technologies. Thus, implementing NEPCM in PVT systems can significantly contribute to overall energy efficiency.
PROFIL PENGETAHUAN BERDASARKAN SUKU (ETNIK) TENTANG 5 UNSUR KOMPONEN GIZI PADA ANAK REMAJA Kanang, Bau; Adriana, Syarifah
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i1.171

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi pada remaja di Indonesia masih menjadi tantangan serius, yang mencakup tiga bentuk utama: kekurangan gizi yang menyebabkan stunting, kekurangan zat gizi mikro seperti zat besi yang menyebabkan anemia, serta kelebihan berat badan. Di tingkat nasional, sekitar 23% remaja putri mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, data Riskesdas 2018 menunjukkan tingginya prevalensi gizi kurang, khususnya pada remaja usia 13–18 tahun. Faktor utama yang menyebabkan masalah gizi ini adalah kurangnya pengetahuan gizi yang dipengaruhi oleh akses informasi, budaya konsumsi, serta rendahnya pendidikan kesehatan. Pengetahuan tentang gizi seimbang sangat penting untuk membantu remaja mencapai tumbuh kembang yang optimal dan mencegah berbagai gangguan kesehatan. Selain itu, budaya lokal yang memengaruhi pola makan turut menjadi faktor penting dalam status gizi masyarakat. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan gizi pada siswa SMP Negeri 4 Nabire, Papua Tengah. Tujuan: untuk memberikan gambaran awal terhadap kondisi literasi gizi remaja di daerah tersebu. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan bersifat deskriktif dengan jumlah sampel sebanyak 81 siswa dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil : Didapatkan hasil sebanyak 55 orang (67,9%), yang memiliki pengetahuan kurang, memiliki pengetahuan baik sebanyak 26 orang (32,1%). Kesimpulan: hal ini diindikasikan bahwa dari 81 responden yang diteliti berdasarkan suku yang memiliki pengetahuan baik masih tergolong rendah tentang Gizi.