Faza Navilla Kamelina Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstituante 1955: Dampak Pemilu Pertama Di Kabupaten Jepara Terhadap Politik Lokal: The Constituent Assembly Of 1955: The Impact Of The First Election In Jepara On Local Politics Faza Navilla Kamelina Sari
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v6i1.4130

Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 1955 di Jepara merupakan tonggak sejarah penting bagi demokrasi Indonesia, mencerminkan tingginya partisipasi politik masyarakat dan interaksi kompleks antara ideologi agama dan nasionalisme yang mengubah lanskap politik lokal. Meskipun pemilu ini menyebabkan fragmentasi politik, proses demokratisasi yang terjadi membuka ruang bagi partisipasi yang lebih luas dan inklusif di masa mendatang. Sehingga tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peristiwa Konstituante 1955 dan dampak pemilu pertama di Jepara terhadap politik lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemilu 1955 di Jepara menjadi momen penting dalam politik lokal, ditandai oleh dominasi Nahdlatul Ulama (NU) dan polarisasi ideologi antara NU dan Partai Nasional Indonesia (PNI), yang menciptakan ketegangan sosial di masyarakat. Partisipasi politik yang tinggi mencerminkan pengaruh agama dalam politik, dengan kemenangan NU dan Masyumi menggeser kekuatan PNI, namun juga menyebabkan fragmentasi politik yang memperdalam konflik sosial. Meski demikian, upaya kolaboratif melalui dialog antarpartai dan pendidikan politik diharapkan dapat memperbaiki stabilitas politik dan kehidupan demokrasi di Jepara. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa polarisasi ideologi dan fragmentasi politik dalam Pemilu 1955 mempengaruhi stabilitas politik lokal, sehingga diperlukan strategi kolaboratif untuk mencapai demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan