Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Resitasi (Penugasan) dalam Upaya Meningkatkan Berfikir Kritis Siswa dalam Memahami Pelajaran Fisika Materi Listrik Statis Dikelas XII MIPA 6 / Semester Ganjil SMA Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2018/2019 Suharyati, Atti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran resitasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dari tes hasil belajar dan data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan persentase ketuntasan belajar siswa yang diperoleh, peningkatan kemampuan dengan penggunaan model pembelajaran ditunjang dengan hasil observasi guru dan siswa. Setelah dilakukan evaluasi pada pra siklus peneliti mencoba menggunakan metode pembelajaran Resitasi (penugasan) sehingga dapat memperoleh hasil pada siklus I dapat diketahui bahwa persentase siswa mencapai nilai indikator keberhasilan dengan nilai nilai rata – rata baru mencapai 75.65 Dari 35 siswa, 9 anak yang masuk pada kategori baik sekali atau sebesar 25.71 % dan anak yang termasuk pada kategori baik atau seanyak 21siswa atau 60 %, sedangkan siswa yang masuk pada kategori cukup baik ada 5 anak atau sebesar 14.28%. Dari 35 siswa masih ada 5 siswa yang tidak tuntas KKM. Namun pada siklus II persentasi siswa yang mencapai nilai sesuai dengan indikator keberhasilan adalah 84,65 %. Dari 35 siswa, terdapat 32 siswa yang masuk pada kategori baik sekali atau sebesar 91.42 %, dan siswa yang mendapat nilai kategori baik terdapat 3 siswa atau sebesar 8.57 % siswa yang masuk pada kategori cukup baik dan anak yang pada kategori kurang baik sudah tidak ada lagi. Melihat hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menunjukkan hasil rata-rata dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 85%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar tersebut telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yaitu nilai rata-rata 85 dan ketuntasan 85% sehingga proses perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil dan tuntas pada siklus II. Metode pembelajaran resitasi memberi peluang kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif dan pemanfaatan sumber daya pembelajaran secara optimal. Siswa yang diberikan metode resitasi setelah proses belajar mengajar akan tahu sasaran yang akan mereka capai, sehingga dapat mengarahkan mereka dalam belajarnya. Lain halnya dengan siswa yang tidak diberikan metode resitasi, mereka tidak tahu tujuan apa yang diharapkan dicapai dalam proses belajarnya. metode pembelajaran Resitasi (penugasan) dapat diterima dan terbukti berhasil dalam meningkatkan hasil belajar Fisika Dikelas XII MIPA 6 SMA Negeri 4 Bandung Tahun Pelajaran 2018/2019.