Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatan Asktivitas Siswa Dalam Memahami Konsep Dan Teknik Berkreasi Musik Kontemporer Melalui Metode Tutor Sebaya Kelas Xii Mipa 1 / Semester Ganjil Di Sma Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020 Patriani, Rina
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i2.54

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara obsevasi, wawancara dan tes. Tahap-tahap prosedur penelitian adalah pengenalan masalah, persiapan tindakan, penyusunan rencana tindakan, pengamatan dan penyusunan laporan. Tindakan dilakukan dalam siklus-siklus dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi untuk perencanaan siklus berikutnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 4 Bandung. Objek dari penelitian ini yaitu implementasi strategi pembelajaran Tutor Sebaya terhadap aktivitas siswa dalam memahami materi pembelajaran Seni Budaya terutama Seni Musik. Pada Kegiatan Tindakan I hasil nilai yang dicapai oleh siswa, masih banyak siswa yang memperoleh nilai sangat rendah dengan pencapaian nilai teringgi hanya mencapai nilai 70 dan nilai terendah 45 serta hasil rata – rata hanya mencapai 50.42 %, pada tindakan II proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Siswa lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan tuga-tugas. Selain adanya peningkatan terbukti pada pencapaian nilai rata-rata pretest dan posttest. Data akhir hasil dari pengolahan data dan analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan siswa (75%) terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Tindakan II mengakhiri tindakan pembelajaran dengan pemberian tugas dan indikator keaktifan siswa telah diatas 65% dan skor hasil siswa minimal sudah mencapai hasil yang memuaskan perolehan hasil nilai tertinggi mencapai 90 dan nilai terendah hanya 60 dengan perolehan nilai rata – rata 80.14%. Hal ini sudah sesuai dengan standar ketuntasan maximal yang harus dicapai oleh siswa. Pada tindakan II proses pembelajaran meningkat disebabkan oleh karena guru dapat memahami kendala yang dihadapinya pada tampilan tindakan sebelumnya. Siswa lebih aktif dan kreatif dalam menyelesaikan tuga-tugas. Selain adanya peningkatan terbukti pada pencapaian nilai rata-rata pretest dan posttest