Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan paling baik untuk bayi. Cakupan ASI eksklusif di kota Samarinda berjumlah 65,9% dan pada wilayah kerja Puskesmas Baqa tahun 2021 sebesar 38,6% disebabkan rendahnya produksi ASI pada ibu menyusui. Galaktogog merupakan senyawa pangan yang dapat meningkatkan produksi ASI terdapat pada daun kelor. Ikan lele mengandung asam amino esensial yang dapat merangsang produksi ASI. Olahan nugget ikan lele dan daun kelor akan di berikan pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Baqa untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian nugget ikan lele dan daun kelor terhadap produksi ASI pada ibu menyusui dan peningkatan berat badan bayi di wilayah kerja puskesmas Baqa. Rancangan penelitian menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan pre test and post test non equivalent control group. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Baqa dengan jumlah sampel 10 responden yaitu 5 responden kelompok kontrol dan 5 responden kelompok intervensi yang dilakukan selama 14 hari. Pengambilan data menggunakan formulir karakteristik responden, food record, dan pompa ASI. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Terdapat perbedaan signifikan antara volume ASI sebelum dan setelah pemberian nugget ikan lele dan daun kelor pada kelompok intervensi yaitu p value 0,043 dan terdapat perbedaan signifikan pada berat badan bayi antara sebelum dan setelah pemberian nugget ikan lele dan daun kelor pada kelompok intervensi yaitu p value 0,043. Terdapat pengaruh pemberian nugget ikan lele dan daun kelor terhadap produksi ASI pada ibu menyusui dan peningkatan berat badan bayi di wilayah kerja puskesmas Baqa.