Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Kecemasan Orang Tua Dalam Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (Ptm) Di Masa Pandemi Covid- 19 Di SDN Kebonsari III Hanifatun Nadira, Diana
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i10.596

Abstract

Penerapan pembelajaran tatap muka dapat menimbulkan masalah kecemasan pada orang tua karena masih tingginya kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia dan adanya pemberitaan mengenai siswa/siswi yang terpapar COVID-19 sehingga menimbulkan klaster baru di lingkungan pendidikan atau sekolah, serta rendahnya penerapan protokol kesehatan. Studi pendahuluan yang dilakukan pada 10 orang tua di SDN Kebonsari III didapatkan hasil 8 orang tua siswa mengalami kecemasan sedang, dan 2 orang tua tidak mengalami kecemasan. Tujuan penelitian untuk untuk mengetahui tingkat kecemasan orang tua dalam pemberlakuan pembelajaran tatap muka di masa pandemi COVID-19 DI SDN Kebonsari III. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh orang tua siswa sejumlah 295 siswa/siswi di SDN Kebonsari III dengan besar sampel 170 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Variabel penelitian tingkat kecemasan orang tua dalam pemberlakuan pembelajaran tatap muka dimasa pandemi COVID-19, alat pengumpulan data yaitu koesioner HARS, setelah data terkumpul kemudian diolah dan ditabulasi secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar orang tua yang mengalami kecemasan ringan berusia rentang 46-55 tahun, hampir setengahnya orang tua yang mengalami kecemasan ringan berpendidikan akhir SMP, serta hampir setengahnya orang tua yang mengalami kecemasan ringan berstatus bekerja. Orang tua yang mengalami kecemasan dalam pemberlakuan pembelajaran tatap muka disebabkan oleh banyak faktor yaitu usia, pendidikan dan pekerjaan. Maka perlu adanya dukungan dari keluarga sehingga dapat mengurangi perasaan cemas dan mendapatkan informasi yang benar dengan upaya sosialisasi tentang penerapan pembelajaran tatap muka di masa pandemi COVID-19.