Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship of Risk Factors with Preterm Labor at Ummi Bogor Hospital in 2022 Noor Inayati, Inna; Ineu Martini, Ade
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v3i2.1116

Abstract

Preterm labor causes abnormalities in the baby and perinatal death. The exact cause of preterm labor is not yet known, but maternal and pregnancy risk factors can cause it. This study analyzes the relationship between risk factors and preterm labor at Ummi Bogor Hospital Bogor in 2022. The research method uses an observational analytical design of retrospective case-control design. The population is all mothers at Ummi Bogor Hospital Bogor who gave birth prematurely in 2022, as many as 213 people. Bivariate analysis technique using chi-square test. Respondent characteristics were 64.8% of mothers aged 20-30 years, 60% multipara, 86.9% with singleton pregnancies, 82.2% with HAP, 71.4% with KPD, 75.5% with PEB, and 97.7% with fetal distress. The results of bivariate analysis used che square test of age p values (p = 0.846), p parity (p = 0.161), p game (0.118), p HAP (p = 0.354, p KPD (p = 0.861), p PEB (p = 0.404) and p Fetal distress (p = 0.252). In conclusion, there is no relationship between age, parity, gameli, HAP, KPD, PEB, and fetal stress factors for preterm labor at Ummi Bogor Hospital Bogor in 2022.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kekerasan pada Perempuan ditinjau dari Aspek Hukum dan Kesehatan Tahun 2022 Noor Inayati, Inna; Hermawati, Nurul
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v2i7.181

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak pada kesehatan dan kekerasan terhadap perempuan dengan meningkatnya kasus kesakitan dan kematian akibat Covid-19 dan Pembatasan pergerakan, isolasi sosial, dan kemerosotan ekonomi menyebabkan semakin rentannya perempuan dan kekerasan dalam rumah tangga. Hal ini membutuhkan produk hukum yang dapat memberika perlindungan dan berpihak kepada perempuan. Untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap kekerasan pada perempuan ditinjau dari aspek hukum dan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua metoda yaitu metode yuridis normatif untuk aspek hukum dan tinjauan literatur (Literature review) untuk aspek kesehatan. Status kesehatan perempuan sangat berhubungan dengan ketimpangan, keberpihakan, serta kesadaran dan akses perempuan terhadap sumber daya kesehatan diperlukan keberadaan dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan untuk pelayanan kesehatan Esensial selama Pandemi Covid-19. Kekerasan terhadap perempuan cenderung meningkat selama pandemi Covid-19, diperlukan layanan pendampingan bagi korban selama masa tanggap darurat Covid-19 dengan pelayanan secara tatap muka dan online mengguanakan protokol penanganan kekerasan terhadap perempuan. Perlindungan hukum dampak Pandemi Covid-19 merupakan upaya untuk mengayomi perempuan dan memberikan rasa aman sehingga perempuan merasa dilindungi hak-haknya oleh hukum jika mengalami kekerasan yang diakibatkan karena Pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 menjadkan Perempuan rentan mendapatkan maslaah kesehatan dan kekerasan dalam rumah tangga, diperlukan perlindungan dengan produk hukum dengan penerapan yang adil dan berpihak kepada perempuan.