Akhlak Islam adalah perangkat tata nilai bersifat samawi dan azali, yang mewarnai cara berfikir, bersikap dan bertindak seseorang muslim terhadap dirinya, terhadap Allah dan Rasul-Nya terhadap sesama dan terhadap alam lingkungannya.Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka (library research).Data dalam Penelitian ini adalah berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim yang besumber dari Al-Qur’an dengan cara mengumpulkan, membaca dan menelaah dan menganalisa naskah-naskah, tulisan-tulisan atau buku-buku yang memuat tentang kisah nabi Ibrahim terutama ayat-ayat Al-Qur’an dan tafsir Al-Qur’an serta hadis-hadis yang berhubungan dengan penelitian kemudian dianalisis dengan metode tafsir maudhu’iy yaitu dengan menghimpun ayat-ayat dari berbagai surah yang berkaitan dengan tema kisah Nabi Ibrahim. fokus penelitian ini adalah ayat Al-Qur’an tentang kisah Nabi Ibrahim untuk mengetahui kisah nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan Nilai-nilai keagamaan (al-akhlaq al-diniyyah) Nilai-nilai perseorangan (al-akhlaq al-fardiyyah) Nilai-nilai kekeluargaan (al-akhlaq al-usratiyyah) Nilai-nilai sosial (al-akhlaq al-Ijtima’iyyah) yang muncul dari kisah Nabi Ibrahim di dalam Al-Qur’an.Hasil Pembahasan dalam penelitian ini adalah Setelah dilakukan penelitian maka ditemukan bahwa : Nabi Ibrahim putra Azar (Sam bin Nuh) dilahirkan di kota Ur dan pernah tinggal di kota Kholil di Syam. Beliau pengikut manhaj dan sunnah Nabi Nuh 2640 tahun sebelumnya.. diantara gelar belau yang populer adalah khalilullah, abul ummah, abul hunafa, dan abul anbiya’. Dengan keluhuran dan Kecerdasan akhlak Nabi Ibrahim mencapai keberhasilan yang luar biasa, diantaranya adalah mengembangkan Millah al hanif. Membangun baitullah . Mewariskan konsep tawhid, sehingga populer juga dengan sebutan Bapak Tawhid. Nama Nabi Ibrahim disebutkan didalam Al-Qur’an 69 kali di 63 ayat pada 25 surah yang berbeda dalam Al-Qur’an. Berdasarkan analisis terhadap ayat ayat tersebut diperoleh nilai akhlak sebagai berikut : Nilai-nilai keagamaan (al-akhlaq al-diniyyah) adalah Uswah Hasanah / Teladan, Takwa, Tawhid, Taqarrub, Ikhlash, Nilai-nilai perseorangan (al-akhlaq al-fardiyyah) Siddik/ berlaku benar, Hifzunnafsi/ menjaga keamanan Jiwa, al-Rasyid/ berfikir cerdas dan al-Ikhwah / persaudaraan al-Sahamah (Rendah hati), al-Iqdam (Berani Tampil), Nilai-nilai kekeluargaan (al-akhlaq al-usratiyyah) Wasiat, Kedisiplinan, Kesederhanaan, Nilai-nilai sosial (al-akhlaq al-Ijtima’iyyah, Memuliakan Tamu, Rahmat/ Kasih Sayang. Nilai-nilai kenegaraan (Al-akhlaq al-dauliyyah). Samahah/Toleran, Musyawarah, Syu’bah / Kebangsaan, Hikmah / Bijaksana