Latar Belakang : Ilmu Hadis dan Ilmu Al-Qur'an merupakan dua cabang utama studi Islam. Ilmu Al-Qur'an mengkaji teks dan konteks kitab suci, sementara Ilmu Hadis mempelajari sabda serta perbuatan Nabi SAW. Perkembangan teknologi turut mendorong metode analisis dan penyebaran kedua ilmu ini. Tujuan : Penelitian ini mengkaji metodologi, perkembangan, dan relevansi Ilmu Hadis serta Ilmu Al-Qur'an dalam keislaman modern. Kajian ini diharapkan memperdalam pemahaman tentang peran kedua ilmu dalam hukum, sosial, dan budaya Islam. Metode : Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber utama mencakup kitab klasik dan kontemporer serta penelitian akademis. Analisis berfokus pada kritik sanad dan matan dalam Ilmu Hadis serta pendekatan tafsir dalam Ilmu Al-Qur'an. Hasil dan Pembahasan : Ilmu Al-Qur'an membahas sejarah pewahyuan, kodifikasi, dan metode tafsir, sementara Ilmu Hadis menelaah validitas serta autentisitas riwayat Nabi. Studi ini menemukan bahwa hubungan antara kedua ilmu ini sangat erat dalam membentuk dasar hukum Islam. Perkembangan teknologi telah memberikan kontribusi besar dalam mempermudah akses terhadap sumber-sumber keislaman, meskipun masih terdapat tantangan seperti penyebaran hadis palsu dan interpretasi yang tidak sesuai dengan konteks aslinya. Kesimpulan : Ilmu Hadis dan Ilmu Al-Qur'an berperan penting dalam menjaga kemurnian ajaran Islam serta menjawab tantangan zaman. Dengan pendekatan yang tepat dan pemanfaatan teknologi, pemahaman keduanya dapat terus berkembang tanpa menghilangkan nilai-nilai fundamental Islam. Kajian ini diharapkan memperkaya studi Islam secara akademis dan praktis.