Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAUL KEMURNIAN DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI TUBUH Tolo, Paulus; Manca, Silvester
Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural
Publisher : STIPAS St. Sirilus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan religius keagamaan terdapat kebajikan-kebajikan yang ditawarkan untuk dihayati oleh para penganutnya. Salah satu kebajikan tersebut adalah kemurnian. Sebagai satu kebajikan kemurnian dipahami dari berbagai perspektif. Artikel ini membahas kebajikan kemurnian sebagai kaul dari perspektf teologi tubuh yang ditawarkan oleh Yohanes Paulus II. Dengan demikian metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kepustakaan dengan memakai studi analitis. Oleh karena itu artikel ini pertama-tama membahas tentang teologi tubuh yang digunakan oleh Yohanes Paulus II. Berdasarkan pemikiran fundamental teologi tubuh, kaul kemurnian dapat dinilai secara lebih seimbang, lebih personal dan memiliki dampak bagi orang lain. Temuan yang dari studi ini adalah bahwa kaul kemurnian mendapat makna baru yaitu prnyerahan diri total/utuh kepada oang lain. In religious life there are virtues offered to be lived by its adherents. One such virtue is purity. As a virtue purity is understood from various perspectives. This article discusses the virtue of chastity as a vow from the perspective of the theology of the body offered by John Paul II. Thus, the method used in this article is a literature method using analytical studies. Therefore, this article first discusses the theology of the body used by John Paul II. Based on the fundamental thoughts of theology of body, the vow of chastity can be assessed in a more balanced, more personal way and has an impact on other people. The finding from this study is that the vow of chastity takes on a new meaning, namely total/complete self giving to another person.