Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Jejaring dan Sinergitas dalam Pencegahan Stunting sebagai Implementasi Program Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Malang Agustino, Hutri; Najamuddin Khairul Rijal; Haryo Prasodjo; Mohd. Agoes Aufiya
JPkM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Konsultan Surya Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70214/6z2ser38

Abstract

Sustainable Development Goals atau SDGs adalah tujuan pembangunan berkelanjutan yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Dalam tujuh belas program prioritas tersebut, salah satunya berkaitan dengan target anti kemiskinan, anti kelaparan dan tersedianya sanitasi yang sehat dan layak. Tiga program tersebut kemudian sering diidentikkan dengan persoalan stunting. Pada tahun 2022 terdapat sedikitnya 16 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur yang menjadi wilayah prioritas penggarapan stunting dan salah satunya adalah Kabupaten Malang. Sehingga, mitra pengabdian ini adalah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang selaku leading sector. Permasalahan DPPKB selaku mitra pengabdian adalah: (a) Belum mengidentifikasi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing pihak yang terlibat dalam program pencegahan stunting di Kabupaten Malang; (b) Kurangnya kegiatan penguatan jejaring dan sinergitas antar stakeholders; (c) Kurangnya kesadaran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholders terkait untuk menjalin jejaring serta sinergitas; dan (d) Belum tersedianya sarana, media atau instrumen evaluasi untuk mengukur hasil kolaborasi kegiatan pencegahan stunting yang telah dilakukan. Sehingga solusi mengacu pada persoalan mitra tersebut. Adapun metode kegiatan pengabdian ini terdiri dari empat tahap, mulai dari observasi dan dokumentasi, dilanjutkan dengan kegiatan FGD dan workshop, monitoring dan evaluasi serta terminasi.
Paradiplomacy of Malang City in Its Efforts to Join the UNESCO Creative Cities Network Stania Aurelya; Hafid Adim Pradana; Mohd. Agoes Aufiya
ARISTO Vol 15 No 1 (2027): January : Forthcoming
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the strategies of Malang City in preparing to become a member of the UNESCO Creative Cities Network 2025. Research on Malang City’s paradiplomacy remains limited, offering an opportunity to analyze the local government’s role in international cooperation. Using a descriptive qualitative method, the study applies the paradiplomacy concept as an analytical framework encompassing global paradiplomacy and multipurpose paradiplomacy indicators. The findings reveal that participation in the UCCN strengthens the creative economy, promotes cultural and knowledge exchange, and enhances the city’s international image. Key strategies include infrastructure development, creative human resource capacity building, and the creation of a sustainable collaborative ecosystem. The implementation of these strategies has positioned Malang City as one of the UCCN 2025 members in the Media Arts category. Further studies are recommended to examine the sustainability of Malang City's paradiplomacy through the UCCN by analyzing the extent to which creative programs and policies during the membership period impact the development of the regional creative ecosystem. Keywords: Creative Economy; Creative City; Media art; Paradiplomacy; UNESCO;