Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Rasio Profitabilitas, Likuiditas Dan Solvabilitas Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023 Sinaga, Kezia; Nelyumna; Basis Gumilarsih
Jurnal Ilmiah Akuntansi Pancasila (JIAP) Vol 5 No 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jiap.v5i1.7361

Abstract

Abstrak Financial distress ialah suatu kondisi perusahaan atau individu tidak dapat menghasilkan laba atau pendapatan yang cukup. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kondisi perusahaan pertambangan pada sub sektor batu bara, emas, minyak bumi dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai 2023 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2024. Jumlah sampel yaitu 29 perusahaan pertambangan dengan periode 4 tahun. Data penelitian ini dianalisis menggunakan beberapa rasio profitabilitas yaitu Net Profit Margin dan Earning per Share, lalu menggunakan rasio likuiditas yaitu Current Ratio dan menggunakan Rasio Solvabilitas yaitu Debt to Assets Ratio serta diolah menggunakan aplikasi EViews 12. Kata kunci: Financial Distress, Net Profit Margin, Earning per Share, Current Ratio, Debt to Assets Ratio Abstract Financial distress is a condition in which a company or individual cannot generate sufficient profit or income. This research aims to determine the condition of mining companies in the coal, gold, oil and gas subsectors listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020 to 2023 using quantitative descriptive methods. This research was conducted from January to August 2024. The number of samples is 29 mining subsector companies with a period of 4 years. This research data was analyzed using several profitability ratios, namely Net Profit Margin and Earning per Share, then using the liquidity ratio, namely the Current Ratio and using the Solvency Ratio, namely the Debt to Assets Ratio and processed using the EViews 12 application. Keywords : Financial Distress, Net Profit Margin, Earning Per Share, Current Ratio, Debt to Assets Rattio
Pengaruh Rasio Profitabilitas, Likuiditas Dan Solvabilitas Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023 Sinaga, Kezia; Nelyumna; Basis Gumilarsih
Jurnal Ilmiah Akuntansi Pancasila (JIAP) Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jiap.v5i1.7361

Abstract

Abstrak Financial distress ialah suatu kondisi perusahaan atau individu tidak dapat menghasilkan laba atau pendapatan yang cukup. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kondisi perusahaan pertambangan pada sub sektor batu bara, emas, minyak bumi dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai 2023 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2024. Jumlah sampel yaitu 29 perusahaan pertambangan dengan periode 4 tahun. Data penelitian ini dianalisis menggunakan beberapa rasio profitabilitas yaitu Net Profit Margin dan Earning per Share, lalu menggunakan rasio likuiditas yaitu Current Ratio dan menggunakan Rasio Solvabilitas yaitu Debt to Assets Ratio serta diolah menggunakan aplikasi EViews 12. Kata kunci: Financial Distress, Net Profit Margin, Earning per Share, Current Ratio, Debt to Assets Ratio Abstract Financial distress is a condition in which a company or individual cannot generate sufficient profit or income. This research aims to determine the condition of mining companies in the coal, gold, oil and gas subsectors listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020 to 2023 using quantitative descriptive methods. This research was conducted from January to August 2024. The number of samples is 29 mining subsector companies with a period of 4 years. This research data was analyzed using several profitability ratios, namely Net Profit Margin and Earning per Share, then using the liquidity ratio, namely the Current Ratio and using the Solvency Ratio, namely the Debt to Assets Ratio and processed using the EViews 12 application. Keywords : Financial Distress, Net Profit Margin, Earning Per Share, Current Ratio, Debt to Assets Rattio
Perhitungan Premi Tunggal Bersih Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dengan Suku Bunga Stokastik Model Vasicek Sinaga, Kezia; Padang, Chelsea Beatrice; Antonia Ingrid
Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jim.v13i1.32111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung premi tunggal bersih pada asuransi jiwa seumur hidup dengan mempertimbangkan ketidakpastian suku bunga menggunakan pendekatan stokastik. Dalam praktik aktuaria konvensional, suku bunga umumnya diasumsikan konstan, padahal pada kenyataannya suku bunga berfluktuasi mengikuti kondisi pasar keuangan sehingga dapat memengaruhi nilai kini manfaat dan premi asuransi. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan model Vasicek untuk memodelkan pergerakan suku bunga secara stokastik. Data yang digunakan meliputi Tabel Mortalita Indonesia (TMI) IV 2019 sebagai dasar peluang kematian dan data suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate untuk estimasi parameter model. Parameter model diestimasi menggunakan metode regresi, kemudian dilakukan simulasi suku bunga menggunakan metode Monte Carlo dengan pendekatan Euler-Maruyama untuk memperoleh faktor diskonto. Selanjutnya, premi tunggal bersih dihitung berdasarkan prinsip ekivalensi antara nilai kini manfaat dan nilai kini premi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan suku bunga stokastik menghasilkan premi yang lebih fleksibel dan mencerminkan kondisi pasar dibandingkan pendekatan deterministik, serta menunjukkan sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan parameter suku bunga.